MANSEL, LinkPapua.id – Warga Kampung Yamboi, Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, berterima kasih kepada Satgas TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel yang membangun jembatan untuk membuka akses masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan mengatasi keterbatasan penghubung yang selama ini menghambat aktivitas warga.
“Apa yang dikerjakan Satgas TMMD ini adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap pembangunan jembatan ini nantinya benar-benar memberikan manfaat besar bagi warga, memperlancar mobilitas, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kampung Yamboi,” ujar Dandim 1808/Mansel selaku Dansatgas TMMD ke-130 Letkol Czi Sunandar Parius dalam keterangannya, Jumat (23/10/2026).
Selama ini, warga Kampung Yamboi, Distrik Ransiki, menghadapi keterbatasan akses untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi tersebut menyulitkan mobilitas warga, termasuk saat menuju kebun, mengangkut hasil pertanian, serta mengakses fasilitas pendidikan dan pelayanan dasar.
Pembangunan jembatan menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel. Kehadiran infrastruktur itu diharapkan memperlancar pergerakan warga sekaligus mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
Namun, personel Satgas menghadapi medan berlumpur selama pengerjaan jembatan. Prajurit tetap melanjutkan pembangunan dengan melibatkan masyarakat melalui gotong royong.
Sunandar mengatakan pembangunan jembatan merupakan bagian dari pengabdian TNI untuk membantu mengatasi kesulitan warga. Dia berharap jembatan tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kampung Yamboi.
Selain memperlancar mobilitas, jembatan itu diharapkan memudahkan warga membawa hasil kebun dan menjangkau fasilitas pendidikan. Akses yang lebih baik juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi serta kebutuhan dasar masyarakat. (LP14/red)












