MANOKWARI, LinkPapua.id – Polda Papua Barat mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan jalannya perayaan Idulfitri 2026 melalui Operasi Ketupat Mansinam. Sebanyak 25 pos yang terdiri dari pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu disiapkan untuk memastikan kelancaran aktivitas masyarakat di tujuh kabupaten.
“Sebanyak 909 personel disiagakan dan akan ditempatkan di sejumlah titik pengamanan yang telah disiapkan,” ujar Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Alfred Papare, usai memimpin apel gelar pasukan di Manokwari, Kamis (12/3/2026).
Alfred menjelaskan ratusan personel tersebut akan disebar secara merata untuk mengawal titik-titik krusial di wilayah Papua Barat. Operasi ini menjadi tanda dimulainya pengamanan intensif menjelang hari raya umat Islam.
Selain fokus pada keamanan fisik, aparat juga mengantisipasi ancaman cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana alam. Koordinasi lintas instansi telah diperkuat untuk mempercepat pergerakan personel jika terjadi situasi darurat di lapangan.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait. Apabila curah hujan meningkat, pergerakan personel akan lebih mendekat ke daerah-daerah yang dianggap rawan,” jelasnya.
Pemetaan terhadap lokasi rawan tanah longsor dan pohon tumbang kini menjadi prioritas pengawasan tim gabungan. Langkah ini diambil agar potensi gangguan yang disebabkan oleh faktor alam dapat ditekan seminimal mungkin.
Wilayah Manokwari mendapatkan perhatian khusus karena memiliki tren gangguan Kamtibmas yang relatif lebih tinggi. Polisi akan meningkatkan intensitas patroli, terutama di kawasan permukiman yang ditinggalkan warga untuk melakukan perjalanan mudik.
Patroli malam juga bakal menyasar lokasi-lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpulnya kelompok pemuda guna mencegah kejahatan konvensional. Pengamanan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi sekitar 35 persen penduduk Papua Barat yang merayakan lebaran.
Polda Papua Barat turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melaporkan kejadian darurat selama masa libur panjang. Sinergi antara Forkopimda dan warga menjadi kunci suksesnya Operasi Ketupat Mansinam tahun ini. (LP3/red)
