MANOKWARI, Linkpapua.id-Sebanyak 88 calon jemaah haji asal Manokwari akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 30 laki-laki dan 53 perempuan.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Manokwari, Abdul Safar Ollong, menjelaskan bahwa jemaah tertua berusia 75 tahun, sementara yang termuda berusia 22 tahun. Ia juga mengingatkan tingginya animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji, dengan jumlah daftar tunggu saat ini mencapai 2.580 orang.
“Jemaah dijadwalkan berangkat dari Manokwari pada Kamis dan akan kembali ke Manokwari pada 21 Juni mendatang,” ujarnya saat pelepasan calon jamaah haji asal Manokwari pada Selasa (5/5/2026).
Sementara itu, Bupati Manokwari menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon jemaah haji yang mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima. Ia menekankan bahwa pelaksanaan haji tahun ini memberikan perhatian khusus kepada kelompok lansia, disabilitas, dan perempuan.

“Jemaah harus mendapatkan pelayanan yang layak dan setara. Semua harus dilayani dengan bermartabat karena ini adalah panggilan suci dari Allah kepada hamba-Nya yang terpilih dan bertakwa,” kata Bupati.
Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi merupakan perjalanan spiritual yang penuh makna. Para jemaah diminta untuk menjaga niat, kesehatan, serta kebersamaan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Makna haji adalah wujud kepatuhan seorang hamba kepada Allah, sekaligus mengajarkan keikhlasan dan kesetaraan manusia di hadapan-Nya. Tujuan utama bukan hanya perjalanan, tetapi untuk menyucikan jiwa,” tambahnya.
Bupati berharap sepulang dari Tanah Suci, para jemaah dapat menjadi teladan di tengah masyarakat, serta mampu mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama sebagai identitas bangsa.
“Jadilah pemimpin moral di lingkungan masing-masing, serta doakan Manokwari agar selalu mendapat ridho dan keberkahan,” tutupnya.(LP3/Red)
