27.8 C
Manokwari
Jumat, April 10, 2026
27.8 C
Manokwari
More

    BI: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Akan Menguat 5,5% di 2024

    Published on

    JAKARTA, LinkLapua.com – Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 tetap kuat pada kisaran 4,5-5,3%. Level ini akan terus meningkat menjadi 4,7-5,5% pada 2024.

    Optimisme ini didukung oleh konsumsi swasta, investasi, dan tetap positifnya kinerja ekspor di tengah pertumbuhan ekonomi global yang melambat.

    Hal tersebut diungkapkan oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo, pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2022 yang digelar secara hybrid di Jakarta, Rabu (30/11/2022).

    Baca juga:  KPK Ingatkan ASN, THR dan Hadiah Hari Raya Bisa Masuk Ranah Korupsi

    Menurutnya, Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) diprakirakan menurun dan kembali ke dalam sasaran 3,0±1% pada 2023 dan 2,5±1% pada 2024.

    Dengan inflasi inti akan kembali lebih awal pada paruh pertama 2023, seiring dengan tetap terkendalinya inflasi harga impor (imported inflation) dengan nilai tukar rupiah yang stabil dan respons kebijakan moneter yang front loaded, pre-emptive, dan forward looking.

    Baca juga:  Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 via PINTAR BI, Cek Syarat Lengkapnya

    Perry menyebut koordinasi kebijakan yang erat dengan pemerintah pusat dan daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) berkontribusi kuat pada terkendalinya inflasi.

    “Sinergi dan inovasi merupakan kunci dari prospek kinerja ekonomi Indonesia pada 2023 dan 2024 yang akan melanjutkan ketahanan dan kebangkitan ekonomi,” terang Ferry.

    Baca juga:  Sinergi Pemerintah Daerah dan BI Dukung Sektor Pertanian di Raja Ampat

    Sebagai informasi, PTBI 2022 yang digelar secara hybrid di Jakarta dihadiri langsung Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), pimpinan dan anggota DPR dan DPD RI, pimpinan lembaga negara, para Duta Besar negara sahabat, menteri Kabinet Indonesia Maju, pimpinan dan anggota Dewan Komisioner OJK dan LPS, kepala daerah provinsi, pimpinan perbankan dan korporasi, akademisi, media nasional, serta perwakilan sejumlah lembaga internasional. (*/Red)

    Latest articles

    Gubernur Papua Barat Temui Airlangga, Dorong Rakorteknas Tata Tambang

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Pemprov Papua Barat mendesak penyelenggaraan rapat koordinasi teknis nasional (rakorteknas) untuk membenahi sengkarut pertambangan mineral logam. Langkah ini bertujuan mempercepat penataan...

    More like this

    Swiss-Belhotel Manokwari Hadirkan Promo ‘Sego Sambel’, Rp150 Ribu Makan Sepuasnya

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Swiss-Belhotel Manokwari, Papua Barat, menghadirkan promo makan siang bertajuk 'Sego Sambel'...

    Konsultasi ke WHO, BPOM Setujui Vaksinasi Campak untuk Dewasa

    JAKARTA, LinkPapua.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI resmi mengizinkan penggunaan vaksin...

    BGN Klarifikasi Motor Listrik MBG: Realisasi 21.801 Unit, Bukan 70 Ribu

    JAKARTA, LinkPapua.id - Badan Gizi Nasional (BGN) mengklarifikasi kabar pengadaan motor listrik untuk program...