Wakajati Papua Barat Jadi orang pertama divaksin

Published on

MANOKWARI, Linkpapuabarat.com-Program vaksinasi Covid-19 serentak telah secara resmi dimulai di Papua Barat, Kamis (14/1/21) di Rumah Sakit Papua Barat.

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Witono menjadi orang pertama yang divaksin Covid-19.

Selain Wakajati Papua Barat, beberapa pejabat dan tokoh telah divaksin. Mereka diantaranya Pangdam XVIII/ Kasuari, Mayjen I Nyoman Cantiasa. Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Otto parorongan, Direktur RS Prov Papua Barat, Arnold tiniap, Ketua DAP, Zakarias Horota, Dir Binmas Polda Papua Barat, Kombes polisi Bagijo Hadi Kurnijanto dan beberapa tokoh agama.

Baca juga:  Aisyiyah Papua Barat Gelar Pelatihan Literasi Digital Cegah Kejahatan Siber

Pantauan media ini, harusnya yang pertama divaksin dalam daftar adalah Pangdam XVIII/Kasuari, namun berhubung tekanan darahnya agak tinggi, sehingga yang bersangkutan divaksin agak belakangan.

Dalam laporan Ketua Harian Satgas Covid-19 Papua Barat, Derek Ampnir mengatakan tujuan pemberian vaksin untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat di Papua Barat sesuai arahan presiden.

“Ini menjadi awal pemberian vaksin ditingkat provinsi, selanjutnya ditingkat kabupaten/kota dimulai di kota Sorong pada 15 Januari. Ditahap pertama jumlah vaksin sinovac yang didistribusikan ke Papua Barat berjumlah 7.160. Untuk tahap pertama dipriotiskan pada tenaga kesehatan, pekerja pelayanan publik dan masyarakat yang rentan lainnya,”ungkap Ampnir.

Baca juga:  Vaksinasi Massal di Kampung Arowi, Gubernur Bagi 500 Paket Bapok

Sementara itu gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengatakan saat ini jumlah angka yang terkonfirmasi positif terus meningkat. Untuk itu perlu dilakukan pencegahan dan peningkatan penerapan protokol kesehatan.

“Dengan upaya pencegahan yang sudah dilaksanakan namun angka covid terus meningkat sehingga harus dilakukan vaksinasi. Presentase kesembuhan di Papua Barat cukup tinggi yaitu mencapai 91 %. Ditermin kedua akan datang vaksin berjumlah 10.720 untuk kabupaten lainnya di Papua Barat. Nakes menjadi kelompok yang paling beresiko sehingga menjadi prioritas sehingga ini harus dimanfaatkan dengan baik,”ungkap Dominggus.

Baca juga:  Ini yang Dibicarakan Gubernur-Pangdam Saat Jogging Bareng

Gubernur Papua Barat juga berharap lewat pemberian vaksin serentak dapat meningkatkan kepercayaan publik bahwa vaksin Sinovac aman dan halal.  (LPB3/red).

Latest articles

Bantu Masyarakat Jayapura, Pertamina Patra Niaga Sediakan Paket Sembako Terjangkau

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku terus berbagi manfaat kepada masyarakat dengan menyediakan hampir 1.000 paket sembako murah dengan harga terjangkau untuk...

More like this

Asprov PSSI Papua Barat Minta Pemprov Dukung Pembangunan Stadion

MANOKWARI, LinkPapua.id – Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Papua Barat...

Kontingen ‎Papua Barat Juara Umum I Pencak Silat Piala Gubernur PBD

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Papua Barat meraih juara umum I kategori remaja pada kejuaraan...

Pelajar ‎Papua Barat Juara 1 Lomba Sains Internasional lewat Inovasi Biskuit Buah Merah Cegah Stunting

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pelajar Papua Barat meraih juara pertama dan medali emas dalam ajang...