Pemprov Papua Barat Bagikan 25 Kontainer Booth untuk Mama-Mama UKM di Pantura

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemprov Papua Barat membagikan 25 kontainer booth kepada mama-mama pelaku UKM di wilayah Pantura, Kabupaten Manokwari. Bantuan hibah ini disalurkan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) untuk mendorong penguatan ekonomi kerakyatan.

Penyerahan bantuan dilakukan di Gereja Bahtera Pelepasan Mandopi, Distrik Manokwari Utara, Jumat (20/2/2026). Setiap penerima mendapatkan satu unit kontainer booth, satu blender, dan satu alat sealer kemasan.

Sebanyak 25 mama-mama penerima berasal dari tujuh kampung, yakni Meyes, Mubraidiba, Saubebab, Yoom II, Menyumfoka, Sairo, dan Inoduas. Program ini menyasar pelaku usaha mikro berbasis potensi lokal di tingkat distrik.

Baca juga:  Hadiri HUT Emas, HIMPI Papua Barat Bakal Boyong 50 Pengurus ke Jakarta

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan program tersebut bukan sekadar seremoni. Dia menegaskan bantuan ini merupakan komitmen pemerintah menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud komitmen pemerintah dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Mama-mama adalah tulang punggung ekonomi keluarga, sehingga dengan sarana yang lebih baik diharapkan pendapatan mereka meningkat,” ujarnya.

Baca juga:  Pj Gubernur Papua Barat Tunda Pertemuan dengan Pengurus Cabor KONI

Dominggus menyebut program ini juga menjadi strategi memperkuat kemandirian industri lokal. Menurutnya, Papua Barat tidak boleh hanya menjadi pasar, tetapi harus menjadi produsen yang berdaya saing.

Dia juga menekankan pengadaan sarana usaha melibatkan kontraktor orang asli Papua (OAP) yang tergabung dalam Perkumpulan Asosiasi Lokal Kontraktor Orang Asli Papua (PAL-KOA). Keterlibatan tersebut disebut sebagai bentuk keberpihakan kebijakan otonomi khusus agar perputaran anggaran berdampak langsung bagi pelaku usaha lokal.

Baca juga:  Vaksinasi Massal, Tim Polres Kaimana Sisir 4 Kampung di Buruway Kepulauan

Kepala Dinas Perindag Papua Barat Bondan Santoso menjelaskan bantuan ini bertujuan menyediakan tempat berjualan yang lebih representatif dan higienis. Dia menyebut kualitas produk juga akan meningkat melalui pengemasan yang lebih modern.

“Program ini diharapkan dapat menstimulasi pertumbuhan ekonomi baru di tingkat distrik dan memperkuat ekonomi daerah secara makro,” katanya. (LP14/red)

Latest articles

Butuh Sanitasi Layak, Satgas TMMD Mansel Bangun MCK untuk Warga Yamboi

0
MANSEL, LinkPapua.id - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan (Mansel) membangun fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) untuk warga Kampung Yamboi,...

More like this

4 Nama Masuk Bursa Ketua PSSI Papua Barat, Ada Markus Suila hingga Rowland

MANOKWARI, LinkPapua.id – Komite Pemilihan (KP) PSSI Papua Barat menetapkan empat bakal calon memenuhi...

Tak Hanya Perbaiki Atap Bocor, Satgas TMMD Percantik Rumah Warga agar Lebih Nyaman Dihuni

‎MANSEL, LinkPapua.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan tidak...

Gekrafs Gelar Hekrafnas 2026 Serentak di 7 Provinsi dan 17 Negara, Papua Barat Turut Berpartisipasi

MANOKWARI, Linkpapua.id – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) akan menyelenggarakan perayaan Hari Ekonomi Kreatif...