DOGIYAI, LinkPapua.id – Seorang personel Polres Dogiyai berinisial JE (24) tewas usai dibacok orang tidak dikenal (OTK) saat sedang menjalankan tugas patroli di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah. Korban ditemukan tergeletak di dalam parit dengan luka senjata tajam di bagian kepala hingga jari tangan.
“Korban JE diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tidak dikenal (OTK) dan mengakibatkan meninggal dunia,” ujar Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).

Peristiwa berdarah ini terjadi di Pertigaan Gereja Kingmi Ebenhaezer, Kampung Kimupugi, Distrik Kamuu, Selasa (31/3). Korban mengalami luka bacok serius pada bagian leher serta kepala belakang yang mengakibatkan nyawanya tidak tertolong.
“Serta luka serius pada jari kelingking dan jari manis tangan kanan yang menyebabkan kedua jari tersebut putus,” ungkapnya.
Kejadian bermula saat personel Polres Dogiyai sedang melakukan patroli rutin dan melihat warga berlarian di sekitar pertigaan Puskesmas. Anggota kepolisian kemudian bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan adanya warga yang tergeletak bersimbah darah.
Personel kemudian bergerak cepat menuju lokasi. Warga yang ditemui menyebutkan insiden tersebut diduga dilakukan sesama masyarakat setempat.
Setibanya di lokasi kejadian, polisi menemukan korban JE sudah dalam kondisi meninggal dunia di depan gereja. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Pratama Dogiyai untuk penanganan lebih lanjut. (*/red)
















