Cegah Konflik, Gubernur Ingatkan Penyelenggara Pilkada Jujur

Published on

Manokwari-Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengingatkan seluruh penyelenggara pemilu bekerja secara jujur untuk mencegah konflik pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

Menurut gubernur saat ditemui di Kantor Gubernur, ada empat variable yang patut diperhatikan dalam pelaksanaan pemilu yakni, penyelenggara pemilu, kandidat, tim sukses serta provokator.

“Selama penyelenggara pemilu bekerja secara baik Pilkada pasti lancar dan aman. Dari tingkat kabupaten, ditarik sampai TPS, kalau semua penyelenggara bekerja jujur, sesuai aturan masalah tidak akan terjadi,” kata Mandacan, Jumat (14/8/2020).

Baca juga:  45 Persen Faktor Stunting di Papua Barat Terkait Pernikahan Dini

Ia berharap, penyelenggara pemilu di sembilan daerah yang akan menggelar pemungutan suara secara serentak pada 9 Desember mendatang menjaga kode etik dan kredibilitasnya sebagai penyelenggara pemilu.

Selain penyelenggara, ia juga berharap para kandidat dan tim sukses masing-masing tertib dan patuh terhadap aturan pemilu.

“Bertarung dengan program. Saat kampanye jabarkan secara baik program yang akan dilakukan setelah terpilih. Jangan menjelekan dan menjatuhkan satu sama lain,” ucap gubernur lagi.

Baca juga:  Pangdam Kasuari Sambangi Timika, Beri Dukungan Langsung Kontingen PON Papua Barat

Selain itu, lanjut gubernur, variabel lain yang harus diantisipasi agar tidak terjadi konflik pada Pilkada serentak di Papua Barat adalah aksi provokator. Ia berharap hal ini menjadi perhatian semua pihak.

“Jadi empat variable ini harus kita perhatikan secara baik. Penyelenggara harus bekerja maksimal, kandidat dan tim sukses harus taat aturan dan jangan ada provoktor pada Pilkada ini. Yakin Pilkada akan berjalan aman, damai dan lancar,” katanya.

Kepala Suku Besar Arfak ini pun mengajak masyarakat membantu aparat keamanan dan pemerintah menjadi kedamaian dan ketertiban, baik menjelang, saat maupun setelah Pilkada digelar.

Baca juga:  Setda Papua Barat Terapkan Sistem Satu Pintu Susun APBD-P 2026 dan Renja 2027

“Diawali dari pribadi, lingkungan serta daerah masing-masing. Menjaga keamanan dan kedamaian menjadi tanggungjawab semua pihak,” katanya menambahkan.

Ia pun mengajak masyarakat menyalurkan suaranya secara obyektif.

“Jangan dengar provokasi, jangan tergiur dengan ini itu dan jangan harap ada serangan fajar. Pilih secara obyektif berdasarkan program kerja yang disampaikan saat kampanye,” katanya lagi. (LPB1/Red)

Latest articles

Tak Hanya Perbaiki Atap Bocor, Satgas TMMD Percantik Rumah Warga agar...

0
‎MANSEL, LinkPapua.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan tidak hanya memperbaiki bagian atap rumah warga yang mengalami kebocoran. Personel...

More like this

Tak Hanya Perbaiki Atap Bocor, Satgas TMMD Percantik Rumah Warga agar Lebih Nyaman Dihuni

‎MANSEL, LinkPapua.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan tidak...

Gekrafs Gelar Hekrafnas 2026 Serentak di 7 Provinsi dan 17 Negara, Papua Barat Turut Berpartisipasi

MANOKWARI, Linkpapua.id – Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) akan menyelenggarakan perayaan Hari Ekonomi Kreatif...

‎Bank Papua Permudah Kredit Konstruksi bagi Pengusaha OAP

MANOKWARI, LinkPapua.id – Bank Papua mempermudah akses kredit konstruksi bagi pengusaha Orang Asli Papua...