Asap Karhutla Meluas, Orgenes Wonggor Soroti Kesiapan Anggaran Bencana Papua Barat

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor menyoroti kesiapan anggaran untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak kabut asap yang meluas di Papua Barat. Dia meminta pemerintah tidak hanya mengandalkan respons darurat, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan dan antisipasi bencana.

“Pemerintah setiap tahun menyiapkan anggaran untuk mengantisipasi bencana, meskipun jumlahnya tidak besar. Pemerintah harus selalu siap menghadapi kejadian yang sifatnya tiba-tiba,” kata Orgenes saat ditemui wartawan di Bandara Rendani, Manokwari, Rabu (14/10/2026).

Baca juga:  Komisi IV DPRP Papua Barat Soroti Kinerja Perhubungan, Terminal-Konektivitas Daerah

Orgenes mengatakan pemerintah provinsi bersama pemerintah pusat telah bekerja sama menangani kabut asap yang berdampak pada sejumlah kabupaten. Dia juga menyebut adanya asap kiriman dari Papua Nugini (PNG) yang turut memengaruhi kondisi di wilayah tersebut.

Menurutnya, kebakaran dan kabut asap yang berulang setiap tahun tidak cukup ditangani setelah dampaknya meluas. Pemerintah perlu memastikan anggaran penanggulangan bencana mendukung pencegahan, pemantauan titik api, kesiapan personel, dan perlindungan kesehatan masyarakat.

Baca juga:  Asap Ganggu Penerbangan, Papua Barat Lakukan Modifikasi Cuaca Pakai 8 Ton Garam

Dia mengakui anggaran penanganan bencana yang disiapkan setiap tahun masih terbatas. Karena itu, penggunaan anggaran perlu diarahkan agar tidak hanya terserap untuk penanganan darurat, tetapi juga mengurangi risiko bencana berulang.

Selain kesiapan anggaran, Orgenes menilai klaim asap kiriman dari PNG perlu didukung data pemantauan atmosfer dan verifikasi sumber kebakaran. Koordinasi lintas wilayah dan kerja sama dengan pemerintah pusat juga diperlukan untuk menangani asap yang bergerak melintasi batas administrasi maupun negara.

Baca juga:  Tak Hanya Jaksa, Ribuan TNI/Polri juga Bakal Direkrut via Jalur Afirmasi Otsus

Orgenes menegaskan DPRP Papua Barat memiliki peran mengawasi efektivitas kebijakan dan penggunaan anggaran penanggulangan bencana. Pengawasan tersebut diperlukan untuk memastikan upaya pemerintah tidak hanya berfokus pada penanganan saat kabut asap memburuk.

“Ukuran keberhasilan tidak semata-mata terletak pada respons pemerintah saat kabut asap memburuk, tetapi juga pada kemampuan menekan risiko dan mencegah dampak serupa terulang kembali,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

KPU Manokwari Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manokwari menggelar forum konsultasi publik dalam rangka penyusunan standar pelayanan pada Rabu(14/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah...

More like this

‎Warga Kaimana Jalani Operasi Usus Buntu dengan JKN, Tak Khawatir Biaya Pengobatan

KAIMANA, LinkPapua.id – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Lamrumenta...

Asap Ganggu Penerbangan, Papua Barat Lakukan Modifikasi Cuaca Pakai 8 Ton Garam

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk...

Gubernur Papua Barat Kejar Serapan Anggaran di Atas 87 Persen, Tindak Lanjuti 36 Arahan KPK

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meminta seluruh perangkat daerah mempercepat penyerapan...