MANOKWARI, LinkPapua.id – Bank Papua mempermudah akses kredit konstruksi bagi pengusaha Orang Asli Papua (OAP) melalui kerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Papua Barat. Fasilitas ini membantu pengusaha memperoleh modal awal untuk menjalankan proyek konstruksi pemerintah.
Direktur Operasional Bank Papua Bertha Affar mengatakan kerja sama tersebut melanjutkan program pembiayaan yang sebelumnya berjalan pada 2020. Saat itu, program kredit konstruksi telah membantu 1.120 pengusaha OAP.
“Perjanjian ini pernah dilakukan pada tahun 2020 dan telah membantu 1.120 pengusaha OAP melalui pemberian kredit konstruksi. Kemudahannya cukup dengan memberikan kontrak pekerjaan dari Dinas PUPR sebagai jaminan,” ujar Bertha saat penandatanganan kerja sama di Mansinam Beach Hotel, Jumat (16/10/2026).
Melalui skema ini, Bank Papua menyediakan fasilitas kredit hingga 30 persen dari nilai kontrak pekerjaan. Dana tersebut dapat digunakan sebagai modal awal untuk mendukung pelaksanaan proyek konstruksi.
”Kemudahan ini sangat baik untuk dimanfaatkan oleh pengusaha OAP dalam membantu melaksanakan program pekerjaannya,” katanya.
Selain kredit konstruksi, Bank Papua memberikan kemudahan pembukaan rekening giro bagi pengusaha OAP yang mengikuti program kerja sama tersebut. Setoran awal yang disyaratkan hanya Rp100 ribu, lebih rendah dibandingkan ketentuan umum sebesar Rp2,5 juta.
Bertha meminta pengusaha OAP memanfaatkan fasilitas pembiayaan tersebut untuk mendukung pekerjaan konstruksi yang mereka peroleh. Ia berharap kemudahan ini dapat memperluas keterlibatan pengusaha OAP dalam pembangunan di Papua Barat.
“Jadi cukup dengan Rp100 ribu, pengusaha OAP dapat memiliki rekening giro. Namun jika sesuai ketentuan di luar kerja sama, setoran awalnya Rp2,5 juta,” ucapnya. (LP14/red)
