BPS Papua Barat Kerahkan 1.491 Petugas Sensus 2020

Published on

Manokwari-Petugas sensus penduduk di Provinsi Papua Barat, Selasa (1/9) mulai disebar untuk melakukan pencacahan di rumah-rumah warga.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menandai dimulainya sensus penduduk di provinsi tersebut pada acara kick off sensus penduduk yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) di Manokwari, Selasa(1/9)

“Sensus Penduduk akan dilaksanakan selama satu bulan penuh dari tanggal 1 hingga 30 September 2020. Saya mengimbau masyarakat penerima petugas secara baik, berikan data secara lengkap dan jujur,” ucap gubernur.

Dominggus juga menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota serta semua pihak memberikan dukungan secara penuh kegiatan ini.

“Kita membutuhkan data yang tepat dan akurat, termasuk data penduduk kita hari ini. Selama ini data penduduk kita masing-masing berbeda, kita butuh data resmi BPS. Itu yang akan kita pakai,” ucap Dominggus lagi.

Kepala BPS Papua Barat Maritje Pattiwaellapia pada kesempatan itu menyebutkan bahwa, sensus penduduk tahap pertama sudah dilakukan pada 15 Februari hingga 31 Maret 2020. Bahkan saat itu diperpanjang hingga 29 Mei 2020 karena Pandemi Covid-19.

Sensus yang dilakukan dengan metode daring atau online itu tercatat sebanyak 60.223 atau 6,13 persen penduduk Papua Barat tersensus.

“Realisasi nasional pada sensus penduduk secara online mencapai 19,05 persen. Di Papua Barat kita bisa mencapai 6,13 persen,” kata Maritje.

Penduduk Papua Barat yang belum melakukan sensus secara online, katanya, akan dicatat melalui pencacahan akan dilaksanakan selama bulan ini. BPS Papua Barat menyiapkan sebanyak 1.491 petugas sensus yang akan mendatangi rumah-rumah warga.

Dia menjelaskan, tujuan utama Sensus Penduduk 2020 untuk menyediakan data berupa jumlah,komposisi, distribusi, dan karakteristik penduduk Indonesia menurut de facto dan de jure. Data ini merupakan data dasar
yang sangat penting untuk membuat kebijakan diberbagai bidang seperti pangan, pendidikan, kesehatan, perumahan dan sebagainya.

“Untuk itu kami mohon dukungan pemerintah daerah serta semua pihak, termasuk masyarakat. Tolong terima petugas kami secara baik selama menjalankan tugas,” pungkasnya. (LPB1/red)

Latest articles

Wakil Kepri, Jateng, dan Papua Tengah Gagal Tampil di Pesparawi XIV,...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Panitia menyiapkan penghargaan bagi tiga kontingen dari Kepulauan Riau (Kepri), Jawa Tengah (Jateng), dan Papua Tengah yang gagal tampil pada ajang...

More like this

Wakil Kepri, Jateng, dan Papua Tengah Gagal Tampil di Pesparawi XIV, Panitia Siapkan Penghargaan

MANOKWARI, LinkPapua.id - Panitia menyiapkan penghargaan bagi tiga kontingen dari Kepulauan Riau (Kepri), Jawa...

Didukung Rp65,3 Miliar, Pesparawi Nasional XIV Dongkrak Ekonomi Papua Barat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Papua Barat...

Daftar Champion Tiap Kategori Pesparawi Nasional XIV, Papua Barat Raih 10 Gold

MANOKWARI, LinkPapua.id - Kontingen Sulawesi Utara mendominasi hasil Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional...