26.5 C
Manokwari
Rabu, Maret 25, 2026
26.5 C
Manokwari

Search for an article

More

    Dominggus Sebut APBD Papua Barat 2026 Paling Lambat Sepanjang Karier

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menyinggung keterlambatan penetapan APBD tahun anggaran 2026 yang baru disahkan pada pengujung tahun 2025. Dia menyebut hal itu sebagai rekor keterlambatan terburuk sepanjang karier birokrasinya.

    “Pengalaman saya dari ASN, camat, Bupati Manokwari, Pj Bupati Pegunungan Arfak, sampai Gubernur Papua Barat periode pertama dan sekarang periode kedua, APBD 2026 ini yang paling lambat karena baru ditetapkan pada malam 30 Desember 2025,” ujar Dominggus saat memimpin apel perdana lingkup Pemprov Papua Barat di Kantor Gubernur, Senin (5/1/2026).

    Dominggus menegaskan manajemen anggaran yang lamban ini merupakan pengalaman buruk yang mencoreng disiplin perencanaan pemerintah daerah. Dia tidak ingin melihat pola kerja serupa terulang kembali karena akan menghambat pelayanan publik bagi masyarakat.

    “Ini menjadi pengalaman yang buruk dan tidak boleh terulang. Tahun 2026, paling lambat November, APBD 2027 sudah harus ditetapkan,” tegasnya.

    Menurutnya, keterlambatan ini dipicu oleh penyerahan dokumen KUA-PPAS yang baru dilakukan pada pekan kedua Desember 2025, jauh melampaui jadwal ideal. Akibatnya, sinkronisasi anggaran strategis seperti Dana Otsus hingga Dana Bagi Hasil (DBH) Migas ikut terdampak secara sistemik.

    “Semua terlambat. Bahkan baru tanggal 4 Januari jam 12 siang seluruh dokumen selesai. Puji Tuhan, tanggal 8 Januari nanti baru akan dibahas di Kementerian Dalam Negeri,” bebernya.

    Dominggus bahkan membandingkan kinerja jajarannya dengan provinsi baru hasil pemekaran yang justru lebih cepat menyelesaikan administrasi anggaran. Dia menilai masalah utama bukan pada regulasi, melainkan pada ego sektoral di internal organisasi perangkat daerah (OPD).

    “Selama ini kita bekerja sendiri-sendiri. Ke depan saya minta semua OPD bekerja bersama, kerja cepat, dan kerja tepat,” ketusnya.

    Untuk mengejar ketertinggalan, Dominggus menginstruksikan seluruh Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) sudah harus diserahkan kepada pimpinan OPD paling lambat pekan depan. Dia menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kedisiplinan perencanaan agar pembangunan di Papua Barat dapat berjalan efektif. (LP14/red)

    Latest articles

    Yudisium Perdana, 50 Lulusan Fakultas Hukum Uncri Resmi Sandang Gelar Sarjana...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id – Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan Program Studi Ilmu Hukum angkatan pertama dalam prosesi yudisium dan pelepasan Tahun Akademik 2025/2026,...

    More like this

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba...

    Resmi! Ini Penampakan dan Makna Logo Pesparani Katolik IV Papua Barat 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Logo Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat 2026 di Kabupaten Teluk...

    Baku Tembak Pecah di Aifat Selatan Maybrat, 2 TNI AL Gugur

    MAYBRAT, LinkPapua.id - Kontak tembak antara aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata pecah di...
    Exit mobile version