MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyalurkan bantuan pendidikan melalui program Papua Barat Cerdas (PBC) bagi mahasiswa dan pelajar Orang Asli Papua (OAP). Mahasiswa S1 yang memenuhi persyaratan menerima bantuan Rp10 juta, sedangkan mahasiswa S2 memperoleh Rp20 juta.
“Dalam HUT ke-27, kami menyerahkan manfaat dari program prioritas, termasuk Papua Barat Cerdas,” ujar Dominggus saat menyerahkan bantuan dalam rangka HUT ke-27 Papua Barat di Kantor Gubernur, Senin (12/10/2026).
Dominggus menjelaskan mahasiswa S1 penerima bantuan harus memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,75. Sementara itu, mahasiswa dengan IPK di bawah 2,75 diarahkan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten masing-masing.
“Sementara untuk mahasiswa di bawah IPK 2,75, silakan berurusan dengan pemerintah kabupaten,” katanya.
Selain bantuan mahasiswa S1 dan S2, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat memberikan bantuan Rp100 juta bagi mahasiswa OAP yang menempuh pendidikan kedokteran. Mahasiswa yang kuliah di luar negeri dan mahasiswa pendidikan pilot juga berpeluang menerima bantuan hingga Rp1 miliar.
Pemprov Papua Barat turut menyalurkan bantuan seragam senilai Rp3 juta bagi siswa baru OAP jenjang SMA/SMK. Bantuan tersebut juga mencakup dukungan bagi siswa berprestasi.
Dominggus mengatakan bantuan pendidikan tersebut ditujukan untuk meringankan beban biaya sekolah dan kuliah generasi muda Papua Barat. Dia berharap bantuan itu membantu penerima menyelesaikan pendidikan tanpa terkendala persoalan finansial.
“Harapan kami, setelah lulus, mereka dapat bekerja di Papua Barat dan mengabdikan diri untuk membangun daerah,” tuturnya.
Salah satu penerima bantuan seragam, Metu Salah Pati Senda Rumaropen, siswa kelas X SMA Negeri 2 Manokwari, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. Dia menyebut bantuan itu meringankan pengeluaran orang tuanya untuk membeli seragam sekolah.
Metu mengatakan bantuan tersebut juga memotivasinya untuk lebih giat belajar dan meningkatkan prestasi di sekolah. Dia berharap program serupa berlanjut agar lebih banyak siswa dapat merasakan manfaatnya.
“Kami sangat berterima kasih telah diberi bantuan seragam sehingga orang tua kami tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli seragam,” ucapnya. (LP14/red)
