MANOKWARI, Linkpapua.id-Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026, Selasa (5/5/2026) di Manokwari.
Kegiatan ini mengusung tema “Pengusaha Muda Papua Barat bangkit menjadi mitra strategis di lintas sektor, guna mewujudkan pengusaha muda mandiri dan berdaya saing.”
Ketua BPD HIPMI Papua Barat, Lamek Dowansiba, mengatakan Rakerda 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong akselerasi peran pengusaha muda dalam pembangunan ekonomi daerah.
Menurutnya, implementasi program tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
“Kita harus bisa bersama-sama mengelola sumber daya alam yang ada. HIPMI harus menjadi lokomotif yang baik dan motor penggerak ekonomi Papua Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum BPP HIPMI yang diwakili Bendahara Umum, Reynaldo Bryan, menegaskan bahwa Rakerda merupakan agenda wajib organisasi dalam memperkuat kapasitas pengusaha daerah.
Ia menyebut HIPMI sebagai wadah strategis bagi pengusaha muda untuk tumbuh dan berkembang, meskipun tantangan seperti keterbatasan modal dan akses pasar masih menjadi kendala utama.
“Tidak ada proses yang instan. Pengusaha muda harus memiliki karakter kuat, mampu membaca peluang, dan siap bersaing hingga ke tingkat internasional. HIPMI harus menjadi lokomotif serta ekosistem ekonomi bagi anggotanya,” katanya.
Di sisi lain, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pengusaha muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia mengakui bahwa kondisi APBD Papua Barat mengalami penurunan, namun pemerintah tetap berkomitmen mengalokasikan anggaran untuk program-program prioritas, termasuk dukungan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Tahun ini jumlah UMKM terus bertambah dan pemerintah berupaya memberikan dukungan permodalan. Selain itu, kami juga sedang mendata program untuk disalurkan kepada kontraktor Orang Asli Papua (OAP),” ungkapnya.
Melalui Rakerda ini, diharapkan HIPMI Papua Barat mampu melahirkan pengusaha muda yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi daerah.(LP3/Red)
