28.1 C
Manokwari
Kamis, Maret 26, 2026
28.1 C
Manokwari

Search for an article

More

    Ikan Cakalang jadi Penyumbang utama Inflasi di Papua Barat

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com-Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat mencatat inflasi di Papua Barat pada Desember 2024 mencapai 0.34% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 107.94. Ini disampaikan oleh Kepala BPS Papua Barat Merry saat release Kamis (2/1/2025) di Manokwari.

    Dari pemaparannya, Penyumbang utama inflasi di Papua Barat berasal 3 komoditas, yaitu ikan cakalang (0.14%), tomat (0.12%) dan bawang merah (0.08%).

    “Inflasi Desember lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya maupun dengan bulan yang sama tahun sebelumnya,”ujarnya.

    Sementara itu komoditas tarif angkutan udara menyumbang deflasi 0.16%.

    Dengan data tersebut maka kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau memiliki andil 0.50. sedangkan kelompok lainnya seperti pakaian dan alas kaki, perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga memiliki andil yang sangat kecil.

    Sementara itu, Pj Sekda Papua Barat Jacob Fonataba yang turun hadir berharap agar masing-masing TPID dapat meningkatkan koordinasi untuk mengendalikan inflasi di Papua Barat.(LP3/Red)

    Latest articles

    Siap-Siap! 70 Juta Anak di Indonesia Kehilangan Akses Medsos Mulai Lusa

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Sebanyak 70 juta anak di bawah usia 16 tahun di Indonesia dipastikan tidak lagi bisa mengakses media sosial mulai lusa atau...

    More like this

    7 Komisioner OJK Resmi Dilantik di MA, Janji Perketat Pengawasan

    JAKARTA, LinkPapua.id - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2032...

    TNI AL Gelar Penghormatan untuk 2 Marinir Gugur di Maybrat, Pastikan Hak Keluarga

    JAKARTA, LinkPapua.id - TNI Angkatan Laut (AL) menggelar prosesi penghormatan terakhir bagi dua prajurit...

    Eks Kadis-Polisi Jadi Lulusan Perdana Hukum UNCRI, Rektor Ingatkan Moral

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan perdana Program Studi Ilmu...
    Exit mobile version