Ingat! Tes Pelacakan Covid-19 di Rumah Sakit Pemerintah Gratis

Published on

MANOKWARI, http://Linkpapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, memastikan bahwa rapid test dan swab PCR untuk keperluan pelacakan (tracking) kasus Covid-19 di rumah sakit pemerintah daerah, tidak dipungut biaya alias gratis.

“Kami (pemerintah) tidak pernah menarik pungutan dalam bentuk apa pun. rapid test dan swa -PCR di rumah sakit pemerintah itu gratis,” kata Dominggus saat ditemui sejumlah wartawan di kediamannya, Selasa pagi (6/7/2021).

Baca juga:  Pembangunan Tahap Dua Pasar Sanggeng akan Dilanjutkan, Hermus Sebut Ganti Untung yang Diberikan Objektif

Dominggus mengungkap, pihaknya memang tak memungut biaya karena itu merupakan program pemerintah. Untuk itu, lanjut Dominggus, masyarakat yang ingin memeriksakan dirinya terkait tracking kontak erat Covid-19, sebaiknya langsung mendatangi rumah sakit pemerintah.

Dominggus menuturkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pernah mencoba untuk membayar biaya swab PCR, tetapi pihaknya menolak karena itu memang gratis dan tak ada pos untuk menampung biaya rapid test dan swab PCR.

Baca juga:  DPR PB Tegaskan 3 Calon Pj Gubernur Sudah Final: Tak Ada Lagi Lobi-lobi

“Jadi masyarakat sebaiknya datang ke pemerintah, baik itu rumah sakit atau puskesmas karena itu gratis. Kami tidak terima pungutan karena tidak tahu nanti uang itu mau disetorkan ke mana, pos apa, kan tidak jelas,” ujar Dominggus.

“Jika di luar itu (swasta), maka tarif kemungkinan besarnya akan diberlakukan,” imbuhnya.

Di akhir wawancara, Dominggus kembali menegaskan bahwa rapid test dan swab PCR di rumah sakit pemerintah tidak dipungut biaya. Masyarakat tidak diperkenankan untuk lakukan pembayaran dalam bentuk apa pun.

Baca juga:  Wapres Gibran Ungkap Rencana Pembangunan 24 Rumah Sakit di Tanah Papua

“Masyarakat tidak boleh dan tidak diperkenankan untuk membayar biaya rapid test dan swab PCR jika memeriksanya di pemerintah, kami tidak perbolehkan itu. Datanglah ke rumah sakit provinsi, kabupaten, atau puskesmas, itu gratis,” kata Dominggus. (LP7/Red)

Latest articles

1.054 PPPK Paruh Waktu di Bintuni Ikut Sosialisasi, BKN Jelaskan Hak-Masa...

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, menggelar sosialisasi pengelolaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu untuk memperjelas...

More like this

PAL-KOAP Terima Rp100 Miliar, Alex Wonggor Desak Porsi Anggaran Kontraktor OAP Ditetapkan Awal

MANOKWARI, LinkPapua.id – Perkumpulan Asosiasi Lokal Kontraktor Orang Asli Papua (PAL-KOAP) Papua Barat mendesak...

Gubernur Dominggus: Papua Barat Sehat Tanggung Layanan di Luar BPJS, Pasien Tak Boleh Terbebani Biaya

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Dominggus Mandacan menegaskan program Papua Barat Sehat menanggung layanan kesehatan...

Harapan Petrus Makbon di HUT Ke-27 Papua Barat: Kemiskinan Menurun-Gedung DPRP Rampung 2028

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Ketua I DPRP Papua Barat Petrus Makbon berharap momentum HUT...