27.5 C
Manokwari
Kamis, Maret 26, 2026
27.5 C
Manokwari

Search for an article

More

    Jelang Iduladha, Pemprov Papua Barat Gelar Lagi Gerakan Pangan Murah

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Menjelang Lebaran Iduladha 1446 H/2025 M, Pemprov Papua Barat kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pangan pokok. Program yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan ini digelar di halaman Rumah Sakit Provinsi, Rabu (4/6/2025), dan disambut antusias masyarakat.

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat, Lasarus Ullo, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari lima kali pelaksanaan GPM yang direncanakan sepanjang tahun 2025. Hingga saat ini, sudah empat kali program ini digelar, dua di antaranya berlangsung di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan dan dua lainnya di halaman Rumah Sakit Provinsi.

    “Jika dilihat hari ini, antusias masyarakat sangat tinggi dan sangat ramai mendatangi stan-stan yang ada,” ujarnya.

    Dia menjelaskan pihaknya telah menyebarkan informasi tentang kegiatan ini melalui RT/RW di sekitar lokasi kegiatan, agar masyarakat bisa lebih siap dan terlibat aktif. Lasarus juga menyampaikan rasa bangganya atas partisipasi warga yang datang berbondong-bondong untuk berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

    Namun, keterbatasan anggaran menjadi tantangan tersendiri. Tahun lalu, Dinas Ketahanan Pangan mendapat dukungan anggaran dari pusat sebesar Rp3 miliar, tetapi pada tahun ini hanya sebesar Rp1 miliar, dengan alokasi untuk GPM hanya Rp100 juta. Padahal, menurut Lasarus, sekali pelaksanaan GPM membutuhkan dana sekitar Rp20 juta.

    “Tahun lalu kita bisa membuat GPM lebih dari lima kali, namun tahun ini karna keterbatasan anggaran hanya mendapat jatah lima kali. Sementara masyarakat sangat mengharapkan program GPM terus dijalankan, terutama menjelang hari-hari besar seperti hari raya,” katanya.

    Untuk itu, Lasarus berencana melaporkan pelaksanaan GPM ini kepada Gubernur Papua Barat. Dia berharap program ini bisa mendapat dukungan dari anggaran daerah agar tetap berlanjut di masa mendatang.

    “Banyak masyarakat terus menanti-nanti GPM ini karena memang harga pangan yang dijual di bawah harga normal,” ucapnya.

    Lasarus berharap pelaksanaan GPM terakhir tahun ini nantinya bisa lebih ramai dan melibatkan lebih banyak stan kontributor. (LP14/red)

    Latest articles

    Menkeu Purbaya Usul Efisiensi Makan Bergizi Gratis, Hemat Rp40 Triliun

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan adanya potensi efisiensi besar pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bisa menghemat anggaran...

    More like this

    TNI AL Gelar Penghormatan untuk 2 Marinir Gugur di Maybrat, Pastikan Hak Keluarga

    JAKARTA, LinkPapua.id - TNI Angkatan Laut (AL) menggelar prosesi penghormatan terakhir bagi dua prajurit...

    Eks Kadis-Polisi Jadi Lulusan Perdana Hukum UNCRI, Rektor Ingatkan Moral

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan perdana Program Studi Ilmu...

    Yudisium Perdana, 50 Lulusan Fakultas Hukum Uncri Resmi Sandang Gelar Sarjana Hukum

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan Program Studi Ilmu Hukum...
    Exit mobile version