26.5 C
Manokwari
Sabtu, Maret 28, 2026
26.5 C
Manokwari

Search for an article

More

    Kisah Haru Alumni P2TIM: Terpuruk, Nganggur, Lalu Menembus Qatar

    Published on

    BINTUNI, Linkpapua.com – Donatus, salah satu Alumni P2TIM Bateh 6 jurusan Electrical berhasil menembus pasar tenaga kerja industri di Qatar. Ia menceritakan pengalamannya yang tidak mudah.

    Ia sempat terpuruk. Jadi pengangguran. Sebelum akhirnya ia menemukan jalan terbaiknya.

    Donatus menuturkan, ia mengenal Petrotekno dari media sosial dan pada saat itu berkeinginan untuk mengikuti pelatihan di P2TIM. Setelah memenuhi semua persyaratan ia diterima untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan.

    “Selama mengikuti pendidikan, saya sudah banyak mendapatkan ilmu khususnya di bagian industry Oil And Gas.Namun banyak juga rintangan yang saya lewati selama di tempat karantina. Dipindah sana sini tetapi pada akhirnya saya bisa diwisuda dengan kualifikasi electrical,” kata Donatus.

    Lebih lanjut diceritakan Donatus, setelah selesai diwisuda, ia tidak langsung bekerja akibat adanya pandemi Covid-19. Akan tetapi setelah berselang beberapa bulan ia diterima untuk bekerja di PPA selama 4 bulan.

    Setelah itu ia memutuskan untuk berangkat dengan dua orang temannya mencari pekerjaan di Batam. Selama di Batam ia memasukkan lamaran di berbagai perusahaan, tetapi belum juga diterima sampai kemudian ia harus menganggur selama 3 bulan.

    “Namun dengan kesabaran, akhirnya saya diterima untuk bekerja di PT Angkasa Engineers Indonesia sebagai seorang electrical yang merupakan subcon dari PT SOME di project Gallaf bateh,” tuturnya.

    Kata dia, selama bekerja di PT Angkasa ia dituntut selalu disiplin. Tanggung jawab dan bekerja di bawah tekanan.

    “Dan pada akhirnya karena dengan kesabaran, keuletan dan kerja keras, saya dipilih untuk diberangkatkan bekerja di Negara Qatar sebagai Offshore di PT North Oil Company,” jelasnya.

    “Kami difasilitasi dan diberi training graffils dari PT seperti Bossiet, H2S, Oguk English Corse dan Apave Training. Semua training training di perusahaan atau mandatory agar kami bekerja di Offishore,” tambah Donatus.

    Donatus berpesan kepada anak anak Bintuni agar jangan menyerah dengan keadaan. Harus berusaha lebih giat. Ia mengatakan, apapun yang dicita-citakan selalu ada jalannya asal dilakukan dengan bersungguh-sungguh.

    “Bagi teman – teman yang sudah bekerja, bekerjalah dengan disiplin, banyak bertanya kepada atasannya dan selalu bersyukur untuk semuanya, kita semua akan mendapatkan kesempatan yang sama dengan cara yang beda-beda,” imbuh Donatus.

    Donatus juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni dan pihak Petrotekno yang telah menyelenggarakan pelatihan bagi anak anak Papua dan non Papua. Menurutnya, P2TIM telah mencetak banyak talenta dari Papua. (LP5/Red)

    Latest articles

    Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM...

    0
    SORONG, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Dewan Energi Nasional (DEN) memastikan dan mengecek langsung...

    More like this

    Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM di Papua Barat Daya

    SORONG, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH...

    9 Tim Siap Tampil di Liga 4 Papua Barat, Dibuka 31 Maret oleh Gubernur

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Panitia penyelenggara menggelar Match Coordinator Meeting (MCM) Liga 4 Papua Barat sebagai...

    Pertamina Patra Niaga Perkuat Stok BBM di Teluk Wondama

    TELUK WONDAMA, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga memastikan kapal pengangkut BBM ke Teluk Wondama sudah...
    Exit mobile version