26.8 C
Manokwari
Jumat, Maret 27, 2026
26.8 C
Manokwari

Search for an article

More

    Kusta Masih Jadi Tantangan di Papua Barat, Tingkat Prevalensi di Atas Ideal

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus berupaya menekan angka kusta. Meskipun terus mengalami penurunan tiap tahunnya, angkanya masih cukup tinggi.

    Kepala Dinkes Papua Barat, Otto Parorongan, menyebutkan salah satu indikator masih tingginya penderita kusta di Papua Barat karena masih ditemukannya anak-anak yang menderita kusta.

    “Dari data-data yang ada, penyakit kusta di daerah kita masih cukup banyak, termasuk juga pada anak. Ini sebagai salah satu indikator menandakan penularan kusta di masyarakat tinggi,” ujar Otto pada pembukaan kegiatan penguatan sistem pencatatan dan pelaporan kusta serta frambusia, Senin (18/9/2023).

    Di luar itu, ia mengapresiasi para petugas medis yang saat ini mengurusi kusta dan frambusia. “Terima kasih pada Bapak dan Ibu yang masih setia bekerja untuk menangani kusta karena memang tidak banyak yang mau. Dari waktu ke waktu orangnya tidak berubah,” katanya.

    Berdasarkan data Dinkes Papua Barat tingkat prevalensi atau prevalence rate penderita kusta di Papua Barat mencapai 9,95 dari 10 ribu penduduk. Angka itu masih jauh dari standar ideal yang seharusnya 1 orang dari 10 ribu penduduk.

    “Sejak 2020 tercatat 18,22 prevalence rate, 2021 turun menjadi 12, dan tahun 2022 berjumlah 10 orang dari 10 ribu penduduk. Jika dilihat dari peta secara umum, maka seluruh kabupaten di Papua Barat ini masih warna merah. Meskipun begitu, ada capaian positif juga, yaitu proporsi kusta tanpa cacat kita mencapai 92 persen dari rata-rata kasus yaitu 90 persen,” jelasnya.

    Untuk itu, Otto mendorong agar seluruh pihak terus meningkatkan upaya dalam penanganan kusta di Papua Barat. Tidak hanya kusta, yang juga menjadi perhatian adalah penanganan frambusia yang saat ini terbaikan.

    “Untuk frambusia ini padahal sebenarnya tidak terlalu susah untuk kita selesaikan. Sebenarnya sekali penanganan frambusia bisa langsung pulih. Untuk itu, mari bersama-sama prioritaskan penanganan frambusia dan kusta ini,” ucapnya. (LP3/Red)

    Latest articles

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan, ‎Pemkab Manokwari Resmikan SMP Negeri 22 Satu Atap...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari Hermus Indou meresmikan pembangunan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri pada Kamis (25/3/2026). ‎Pembangunan tersebut meliputi ruang kelas baru, ruang administrasi, laboratorium...

    More like this

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan, ‎Pemkab Manokwari Resmikan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari Hermus Indou meresmikan pembangunan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri pada...

    Kapolda Papare Hadiri Rapim Kodam XVIII/Kasuari, Perkuat Sinergitas TNI–Polri

    MANOKWARI, Linkpapua.id— Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare, S.I.K. menghadiri kegiatan Rapat Pimpinan...

    Musda II PWKI Papua Barat, Bupati Manokwari Tekankan Peran Perempuan dalam Pembangunan

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou bersama sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi...
    Exit mobile version