MANOKWARI, Linkpapua.id-Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se Papua Barat yang digelar Kamis (9/4/2026)menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal serta membesarkan partai ke depan.
Ketua DPW PKB Papua Barat Iskandar Tassa menegaskan bahwa penguatan konsolidasi dan kaderisasi menjadi langkah strategis dalam menjawab dinamika politik yang terus berkembang. Menurutnya, kemampuan organisasi harus terus ditingkatkan agar mampu mencapai tujuan partai, termasuk memperkuat struktur hingga ke tingkat bawah.

“PKB idealnya digerakkan oleh figur-figur yang memiliki cita-cita luhur dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Karena itu, diperlukan pola kaderisasi yang handal dan berkualitas, serta pendidikan politik yang baik agar kader memahami prinsip demokrasi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan internal partai agar mampu melahirkan kader yang dipercaya masyarakat. Muscab dinilai sebagai momentum strategis untuk membangkitkan semangat perjuangan, khususnya bagi kader muda.
Sementara itu, Gubernur Papua Barat yang diwakili Staf Ahli Gubernur Papua Barat Wyzer Titi menyampaikan bahwa Muscab merupakan ajang evaluasi kinerja organisasi sekaligus memperkuat struktur kepemimpinan, termasuk dalam memilih pemimpin baru.
“Muscab mencerminkan nilai-nilai luhur PKB sebagai partai yang berakar di masyarakat. Diharapkan forum ini mampu menghasilkan keputusan serta pemimpin yang amanah bagi rakyat,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa PKB memiliki peran strategis sebagai jembatan dalam kebijakan pemerintah, serta diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Di sisi lain, perwakilan Ketua Umum PKB, Lalu Hadrian Irfani, menjelaskan bahwa sistem Muscab kini telah mengalami perubahan. Hal ini dilakukan untuk menghindari konflik internal seperti yang terjadi sebelumnya.
“Muscab didesain tanpa adu kekuatan, tetapi menjadi wadah konsolidasi dan menjaga kekompakan. Yang diutamakan adalah adu gagasan antar calon ketua demi pemenangan partai,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa proses Muscab telah melalui tahapan panjang dengan penilaian dari DPP terhadap kader. Selain itu, PKB kini semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dengan sistem monitoring kinerja yang terintegrasi.
“Setiap kegiatan harus dilaporkan dan dipantau. Ini bagian dari upaya meningkatkan kinerja struktur partai. PKB juga terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung,” tambahnya.
Melalui Muscab ini, PKB menargetkan peningkatan jumlah kursi di legislatif serta memperkuat peran partai dalam pembangunan daerah.(LP3/Red)
















