Papua Barat Daya Jadikan Pesparawi Nasional sebagai Mazbah Pelayanan, Kemenangan Jadi Bonus

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Provinsi Papua Barat Daya menjadikan ajang Pesparawi Nasional XIV sebagai mazbah pelayanan untuk memuliakan Tuhan melalui puji-pujian. Kontingen juga menegaskan kemenangan bukan menjadi tujuan utama dalam keikutsertaan mereka di ajang tersebut.

“Panggung bukan hanya tempat berlomba, tetapi merupakan mezbah. Panggung adalah tempat untuk menyanyikan puji-pujian dengan tulus dan kerendahan hati untuk kemuliaan Tuhan. Kemenangan adalah bonus, tetapi yang paling utama adalah puji-pujian kepada Tuhan,” ujar ketua kontingen Papua Barat Daya Pdt Simon Apolo saat ditemui di Aula Utama Universitas Papua (Unipa), Manokwari, Sabtu (27/6/2026).

Kontingen Papua Barat Daya menjalani persiapan intensif selama enam bulan untuk menghadapi Pesparawi Nasional XIV. Bahkan, dalam tiga bulan terakhir seluruh peserta berlatih setiap hari untuk mematangkan kemampuan vokal dan penampilan di atas panggung.

“Kami berkonsentrasi latihan sejak 14 Juni di Aimas Hotel Sorong sebelum berangkat ke Manokwari,” jelasnya.

Pada Pesparawi Nasional XIV, Papua Barat Daya mengikuti seluruh kategori yang diperlombakan dengan membawa sekitar 350 peserta. Jumlah itu menjadikan Papua Barat Daya sebagai salah satu kontingen terbesar dalam ajang nasional tersebut.

Simon menegaskan pihaknya menyerahkan sepenuhnya hasil akhir kepada dewan juri. Meski optimistis dengan penampilan yang telah ditunjukkan, kontingen memilih menghormati keputusan penilaian.

“Kami percaya telah memberikan yang terbaik. Semua keputusan ada pada dewan juri dan kami menghormati apa pun hasilnya,” tegasnya.

Simon juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan Pemprov Papua Barat atas dukungan selama pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV. Menurutnya, fasilitas yang disediakan, termasuk perhatian dari orang tua angkat, sangat membantu kontingen dalam mempersiapkan diri.

“Kami sangat berterima kasih kepada panitia yang telah menyediakan berbagai fasilitas yang kami butuhkan selama berada di Manokwari. Orang tua angkat dari Dinas Perikanan beserta jajaran juga terus memperhatikan kebutuhan kami selama latihan dan persiapan,” tuturnya.

Simon juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang memfasilitasi penggunaan Asrama Mansinam sebagai tempat akomodasi kontingen selama mengikuti Pesparawi Nasional XIV. Dukungan tersebut dinilai membantu kebutuhan kontingen selama berada di Manokwari.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan yang telah menyediakan tempat bagi kami di Asrama Mansinam. Kiranya Tuhan memberkati Papua Barat dan menyukseskan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV,” pungkasnya. (LP14/red)

Latest articles

PELNI Buka Pemesanan Tiket H-60 untuk Tiga Kapal Rute Manokwari

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) membuka pemesanan tiket hingga 60 hari sebelum keberangkatan (H-60) untuk tiga kapal yang melayani rute dari dan...

More like this

Siswa OAP Bertambah, Pemprov Papua Barat Nombok Anggaran Papua Cerdas Rp4 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menambah anggaran program Papua Cerdas sebesar...

Disdik Papua Barat Pastikan Beasiswa Cerdas Tuntas Awal Oktober, Temukan Penerima Curang

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Papua Barat memastikan penyaluran Beasiswa Papua Barat Cerdas...

‎Pemprov Papua Barat Salurkan 80 Mesin Jahit-8 Antropometri Kit, Dorong Ekonomi Produktif di Kampung

MANOKWARI, LinkPapua.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyalurkan 80 mesin jahit kepada masyarakat...