27 C
Manokwari
Rabu, Maret 25, 2026
27 C
Manokwari

Search for an article

More

    Pemkab Teluk Bintuni Genjot Digitalisasi Pendidikan di Daerah Terpencil

    Published on

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni mempercepat digitalisasi pendidikan di wilayah terpencil sebagai langkah strategis untuk mewujudkan pemerataan akses belajar bagi seluruh anak, tanpa terkecuali. Upaya ini menjadi prioritas Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) sebagai bagian dari transformasi pendidikan berbasis teknologi.

    Kepala Disdikpora Teluk Bintuni, Henry Donald Kapuangan, mengatakan digitalisasi merupakan jawaban atas tantangan pendidikan di era teknologi, terutama bagi daerah yang selama ini mengalami keterbatasan akses informasi dan jaringan internet.

    “Saat ini pendidikan tidak bisa lagi lepas dari teknologi. Karena itu, kami dorong percepatan digitalisasi agar semua anak, termasuk yang di pelosok, punya akses yang sama,” ujar Henry saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/5/2025).

    Langkah ini merupakan implementasi dari visi-misi SERASI Pendidikan, yang menjadi bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy-Joko Lingara. Berbagai infrastruktur pendukung telah disiapkan, seperti distribusi laptop pembelajaran ke sekolah-sekolah, penyediaan smart TV dan smart board, hingga pemanfaatan platform digital nasional dari Kementerian Pendidikan.

    Meski demikian, Henry mengungkapkan keterbatasan jaringan internet masih menjadi tantangan utama. “Banyak sekolah masih belum punya internet sendiri, padahal ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) sudah diterapkan mulai jenjang SD hingga SMA,” katanya.

    Menjawab tantangan itu, Pemkab Teluk Bintuni menghadirkan layanan internet berbasis Starlink di tiga distrik terpencil, yakni Wamesa, Kamundan, dan Merdey. Layanan ini resmi diluncurkan Bupati Yohanis saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei lalu.

    Dengan terobosan ini, Henry berharap kesenjangan pendidikan antara wilayah kota dan kampung dapat dipersempit. Dia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung kemajuan pendidikan daerah.

    “Gotong royong adalah kunci. Pendidikan bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab semua pihak,” ucapnya. (LP5/red)

    Latest articles

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba S.IP, M.Si resmi melauncing jersey baru tim kebanggaan masyarakat Pegunungan...

    More like this

    Mugiyono Ajak Warga Maknai Idulfitri dengan Saling Memaafkan dan Kesederhanaan

    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id- Dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengajak...

    Wabup Teluk Bintuni Salat Id di Tomu, Open House Bareng Warga

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara merayakan Lebaran Idulfitri...

    Wagub Lakotani dan Sekda Ali Baham Salat Idulfitri Bersama Ribuan Jemaah di Borarsi

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Ribuan umat Muslim memadati Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, untuk...
    Exit mobile version