28.9 C
Manokwari
Senin, Februari 9, 2026
28.9 C
Manokwari

Search for an article

More

    Pj Gubernur Ali Baham Puji Kontribusi Muhammadiyah di Bidang Pendidikan-Teknologi

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com -Pj Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere menghadiri Rapat Kerja dan Penguatan Ideopolitor (Ideologi Politik dan Organisasi) Muhammadyah yang digelar di Manokwari, Jumat (12/1/2024). Ali Baham mengakui kontribusi Muhammadiyah di bidang pendidikan dan ideologi.

    Ia berpesan, Muhammadyah dan Aisyiyah merupakan kekuatan yang diakui keberadaannya. Karena itu, Muhammadiyah harus selalu istiqomah, ikhlas dan mengedepankan kepentingan umat.

    “Muhammadiyah senantiasa dituntut memberi sumbangsih bagi bangsa dan seluruh lembaga yang bernaung di bawah organisasi tersebut. Agar berperan dalam pengembangan di bidang pendidikan terutama di Provinsi Papua Barat,” ujar Ali Baham.

    Dikatakannya, sebagai pemerintah daerah, ia mendorong agar lebih banyak lagi organisasi keumatan yang konsen di bidang pendidikan. Menurut Ali Baham, pendidikan adalah kunci utama melahirkan generasi emas di masa datang.

    “Bagaimana kita terus mencetak sumber daya manusia di Papua Barat, agar kita bisa maju sejajar dengan daerah lain di berbagai bidang,” harapnya.

    Ali Baham juga menyinggung, soal otonomi khusus serta dampaknya pada kemakmuran rakyat. Ia menjelaskan, otoda pada prinsipnya bertujuan mendekatkan rakyat pada kesejahteraan.

    Karenanya, otsus harus senantiasa dievaluasi dari berbagai sisi. Sehingga benar benar menyentuh kemaslahatan rakyat.

    Secara khusus Ali Baham mengingatkan Muhammadiyah untuk terus melakukan evaluasi. Termasuk mengevaluasi sumbangan ektsternal dari pemerintah daerah atau dari manapun terhadap Muhammadyah.

    “Semua hal ini harus dievaluasi dan dicatat dengan baik, serta memberikan penghargaan kepada semua yang berkontribusi dalam pengembangan Muhammadyah di Papua Barat,” katanya.

    Dorong Kerukunan Beragama

    Ali Baham menceritakan sejarah masuknya Islam di tanah Papua. Ia juga mengisahkan bagaimana Ottow dan Geisler yang membawa Injil pertama kali di Mansinam Manokwari Papua Barat. Di mana keduanya diantar menggunakan kapal oleh orang – orang Islam dari Kesultanan Tidore.

    “Oleh karena itu saya berharap agar semua agama di Papua khususnya Papua Barat dapat hidup rukun. Saya juga berpesan agar selalu menyediakan makanan lokal di setiap acara – acara resmi yang diselenggarakan di Provinsi Papua Barat,” imbuhnya. (LP12/red)

    Latest articles

    Sekda Papua Barat Minta OPD Tancap Gas Jalankan Program Usai Terima...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere meminta seluruh OPD tancap gas menjalankan program usai menerima Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2026. Dia...

    More like this

    Sekda Papua Barat Minta OPD Tancap Gas Jalankan Program Usai Terima DPA

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere meminta seluruh OPD tancap gas...

    Simposium Flora Malesiana, Masyarakat Adat Disebut Kunci Jaga Iklim di Papua

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Masyarakat adat memiliki peran paling strategis sebagai garda terdepan dalam melindungi...

    16 Negara Ikuti Simposium Flora Malesiana di Manokwari, Bahas Solusi Iklim-Pangan

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Simposium Internasional Flora Malesiana ke-12 dan Konferensi Solusi Iklim Berbasis Alam...
    Exit mobile version