Raker Perdana PELITA, Pemuda Lintas Agama Diajak Bangun Wondama Bersama

Published on

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mulai menyusun arah organisasi melalui rapat kerja (raker) perdana. Organisasi tersebut didorong menjadi ruang bersama bagi pemuda lintas agama untuk berkolaborasi dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Raker perdana membahas penguatan organisasi, pembentukan bidang, pembagian tugas, serta penyusunan program kerja. Kegiatan tersebut digelar di Aula Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Teluk Wondama, Rabu (2/9/2026).

“PELITA dapat membuat kegiatan-kegiatan inovasi bagi anak-anak muda di Teluk Wondama. Jadikan rumah besar Teluk Wondama sebagai tempat yang nyaman dan damai,” ujar Ketua I Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Teluk Wondama Abudin Ohoimas.

Abudin mendorong PELITA membuat kegiatan inovatif yang memberikan ruang positif bagi anak-anak muda. Menurutnya, organisasi pemuda lintas agama perlu hadir melalui kegiatan yang menyentuh kebutuhan generasi muda dan masyarakat.

Tantangan pemuda di Teluk Wondama tidak hanya berkaitan dengan kerukunan antarumat beragama. Pemuda juga membutuhkan ruang untuk mengembangkan kreativitas, kapasitas, kewirausahaan, olahraga, pendidikan, hingga keterlibatan dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua PELITA Teluk Wondama Delita Salomina Auri mengatakan organisasinya ingin menjadi rumah bersama bagi seluruh pemuda lintas agama. Dia menilai keberagaman dapat menjadi modal sosial untuk membangun kolaborasi dan memberikan kontribusi terhadap daerah.

“Harapan kami, PELITA dapat menjadi rumah bersama lintas agama. Bersatu dalam perbedaan, bersinergi untuk Wondama,” kata Delita.

Setelah struktur organisasi terbentuk, setiap bidang dituntut memiliki program yang jelas, terukur, dan dapat dilaksanakan. PELITA juga perlu membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, FKUB, tokoh agama, organisasi kepemudaan, komunitas, serta masyarakat.

Dengan mengusung semangat Bersatu dalam Perbedaan, Bersinergi untuk Wondama, PELITA diharapkan menjadi ruang perjumpaan bagi pemuda lintas agama. Kehadirannya akan diuji melalui program kreatif dan keterlibatan langsung pemuda dalam menjawab persoalan pembangunan di Teluk Wondama.

Raker perdana menjadi awal bagi PELITA untuk membuktikan peran tersebut. Organisasi ini tidak hanya dituntut berbicara tentang toleransi dan kerukunan, tetapi juga menghadirkannya melalui kerja nyata dan program berkelanjutan. (LP14/red)

 

Latest articles

‎Awali Pekerjaan dengan Doa, Danramil Momiwaren Pimpin Satgas TMMD Mohon Keselamatan

0
MANSEL, LinkPapua.id – Danramil 1808-03/Momiwaren Kapten Inf Sanoi memimpin doa bersama personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan (Mansel), Papua...

More like this

‎Awali Pekerjaan dengan Doa, Danramil Momiwaren Pimpin Satgas TMMD Mohon Keselamatan

MANSEL, LinkPapua.id – Danramil 1808-03/Momiwaren Kapten Inf Sanoi memimpin doa bersama personel Satgas TNI...

Pastikan Siap Fisik-Mental, Dandim Mansel Pastikan Kesiapan Satgas TMMD sebelum Bekerja

MANSEL, LinkPapua.id - Dandim 1808/Manokwari Selatan (Mansel) Letkol Czi Sunandar Parius memastikan kesiapan fisik,...

Hari Santri 2026, Wabup Teluk Bintuni Tekankan Iman, Ilmu, dan Akhlak

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara mengingatkan para santri...