MANOKWARI, LinkPapua.id – Logo Pesparani Katolik IV Provinsi Papua Barat 2026 di Kabupaten Teluk Bintuni resmi dirilis. Logo ini sarat makna yang mencerminkan persatuan iman, budaya, dan kekayaan alam Papua Barat.
Desainer logo, Alexius Tange, menjelaskan setiap elemen dalam logo memiliki arti yang saling melengkapi. Logo tersebut menggambarkan nilai religius sekaligus identitas lokal Papua Barat.
“Makna secara keseluruhan logo ini melambangkan kesatuan iman, budaya, dan persaudaraan umat Katolik di Papua Barat dalam memuliakan Tuhan melalui seni musik liturgi serta menegaskan peran Teluk Bintuni sebagai tuan rumah yang menyambut seluruh peserta dengan semangat kebersamaan, damai, dan suka cita,” kata Alexius dalam keterangannya, Senin (23/30/2026).
Unsur salib dalam logo melambangkan Yesus Kristus sebagai pusat iman umat Katolik. Salib menjadi simbol keselamatan, pengharapan, dan kasih Allah dalam pelaksanaan Pesparani.
Rosario turut ditampilkan sebagai lambang kehidupan doa dan devosi kepada Bunda Maria. Simbol ini mengajak umat untuk mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa dan permenungan.
Kepiting menjadi ikon khas Teluk Bintuni sebagai daerah pesisir. Simbol ini merepresentasikan identitas tuan rumah serta semangat masyarakat dalam menyukseskan kegiatan.
Notasi balok dan nada musik melambangkan pujian kepada Tuhan melalui seni liturgi. Pesparani juga menjadi wadah pengembangan bakat dan pembinaan iman umat.
Burung merpati digambarkan sebagai simbol Roh Kudus yang membawa damai dan persatuan. Sementara kitab terbuka melambangkan Sabda Tuhan sebagai pedoman hidup umat Katolik.
Figur paduan suara menunjukkan kebersamaan umat dari berbagai daerah di Papua Barat. Latar alam mempertegas kekayaan dan keindahan daerah sebagai anugerah Tuhan.
Tulisan identitas kegiatan dalam logo menegaskan nama, lokasi, dan tahun pelaksanaan Pesparani. Hal ini memperkuat pesan sebagai ajang religius sekaligus kebanggaan daerah.
“Sementara moto atau tema utama Pesparani Katolik IV Papua Barat yaitu ‘Bersatu dalam Iman, Memuji Tuhan dalam Harmoni’,” ujarnya. (*/red)
