Satgas Papua Barat : Empat daerah miliki risiko tinggi COVID-19 pada Pilkada

Published on

Manokwari-Empat daerah di Provinsi Papua Barat dinyatakan memiliki risiko tinggi penularan COVID-19 pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

Ketua harian Satgas COVID-19 Papua Barat, Derek Ampnir, Rabu (16/9), mengungkapkan, berdasarkan perkembangan sejak Maret 2020, empat daerah yang memiliki risiko tinggi penularan saat pelaksanaan Pilkada itu meliputi Teluk Bintuni, Manokwari, Sorong Selatan serta Raja Ampat.

“Komitmen para calon kepala daerah, seluruh tim sukses dan partai pendukung sangat diharapkan untuk mewujudkan Pilkada yang sehat, jujur, aman dan damai,” ucap Ampnir.

Ia menyebutkan bahwa, dari seluruh tahapan Pilkada serentak tahun 2020, ada dua yang harus diwaspadai. Dua tahapan itu dinilai memiliki kerawanan cukup tinggi dalam penyebaran COVID-19.

“Yaitu tahapan kampanye yang akan berlansung dari 25 September sampai dengan 5 Desember. Lalu tahap pencoblosan atau pemungutan pada 9 Desember. Dua tahapan ini harus menjadi perhatian,” katanya lagi.

Ia pun mengajak, peserta dan penyelenggara pilkada juga seluruh pemangku kepentingan untuk memberi perhatian serta melakukan perencanaan yang matang pada dua tahapan ini.

“Kesehatan dan keselamatan masyarakat dari COVID-19 adalah segala-galanya,” sebut Derek lagi.

Pilkada serentak di Provinsi Papua Barat akan dilaksanakan di sembilan daerah meliputi Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Fakfak, Kaimana, Teluk Wondama, Raja Ampat serta Sorong Selatan.

Berdasarkan data Satgas COVID-19, per 16 September 2020 Manokwari memiliki temuan sebanyak 187 kasus positif, Teluk Bintuni 251, Raja Ampat Ampat 52, Sorong Selatan 44, Fakfak 30, Teluk Wondama 30, Manokwari Selatan enam, Kaimana dua, dan Pegunungan Arfak nol kasus.

Ampnir menambahka, Kabupaten Fakfak, Manokwari Selatan dan Teluk Wondama memiliki risiko rendah. Sedangkan Kaimana dan Pegunungan Arfak masuk dalam kategori tidak terdampak karena berada pada zona hijau. (LPB1/red)

Latest articles

Biro Adpim Papua Barat Perkenalkan Gercep Protokol, Solusi Jadwal Pimpinan Berubah...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Papua Barat memperkenalkan inovasi Gercep Protokol untuk mempercepat layanan keprotokolan. Inovasi tersebut dibuat untuk menangani perubahan...

More like this

Biro Adpim Papua Barat Perkenalkan Gercep Protokol, Solusi Jadwal Pimpinan Berubah Dadakan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Papua Barat memperkenalkan inovasi Gercep Protokol...

SIMPEL Papua Barat: ASN Kini Bisa Ajukan Berkas Kepegawaian Sendiri

MANOKWARI, LinkPapua.id – ASN di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Papua Barat kini dapat mengajukan...

Eks Ketua BKMT Papua Barat Gugat Ketum BKMT ke PN Manokwari, Sidang Perdana 22 September

MANOKWARI, LinkPapua.id – Mantan Ketua Pengurus Wilayah (PW) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua...