Soal UU Otsus, Ini Kata Bupati Teluk Bintuni

Published on

BINTUNI – Munculnya sebagian pendapat akan berakhirnya masa berlaku Undang-Undang Otsus Tahun 2001, merupakan hal yang keliru menurut pandangan Bupati Teluk Bintuni, ir. Petrus Kasihiw.

Menurut dia, anggapan itu akibat minimnya komunikasi yang seharusnya dilakukan oleh aparatur pemerintah.

“Miskomunikasi ini merupakan kelemahan aparatur pemerintah. Seharusnya disampaikan dengan baik kepada masyarakat, melalui kegiatan sosialisasi,” bebernya, Senin (31/8/2010) di gedung Sasana Karya Kantor Bupati Teluk Bintuni.

Untuk itu, Pemkab Teluk Bintuni berencana menggelar sebuah pertemuan khusus, membahas kiat dan cara bagaimana melakukan sosialisasi di penghujung berlakunya UU Otonomi Khusus.

“Ketika Bintuni ditunjuk sebagai tuan rumah untuk mengevaluasi perjalanan Otsus, kita akan lakukan itu,” jelasnya.

Petrus mengaku akan ada pembahasan dan perbaikan sejumlah pasal dalam UU Otsus, terutama yang belum mampu menjawab aspirasi masyarakat asli Papua.

Sejauh ini pro dan kontra bermunculan saat penghujung masa berakhirnya UU Otsus yang berlaku untuk Tanah Papua sejak Tahun 2001 silam. Selama 19 tahun perjalanannya, banyak pihak menilai penerapan UU Otsus, belum memenuhi hak dasar orang asli Papua.

Latest articles

MUI: Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Agustusan Hukumnya Haram

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval agustusan, hukumnya haram dalam syariat Islam. MUI...

More like this

Kodam XVIII/Kasuari Siap Dukung Festival Raimuti Jadi Agenda Tahunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kodam XVIII/Kasuari siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk melanjutkan Festival Raimuti...

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi Dugaan Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut...

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y)...