25.5 C
Manokwari
Sabtu, April 11, 2026
25.5 C
Manokwari

Search for an article

More

    Tingkatkan Profesionalisme, Wartawan Papua Barat Ikut Uji Kompetensi

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Sebanyak 36 wartawan di Provinsi Papua Barat mengikuti Uji Kompetensi Wartawan(UKW) yang diselenggarakan Dewan Pers bekerja sama lembaga uji Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Lembaga Pers Dr. Sutomo (LPDS). UKW dilaksanakan di salah satu hotel di Manokwari, Kamis (4/8/2022).

    Anggota Dewan Pers Bidang Kemitraan dan Infrastruktur Organisasi, Atmaji Sapto Anggoro, menyebut bahwa tahun ini Dewan Pers menargetkan 1.700 wartawan bisa mengikuti UKW. Akan tetapi, setelah dihitung ternyata belum mencapai angka tersebut karena ada yang tidak lulus.

    “Berarti UKW-nya tidak asal-asalan. Itu menunjukkan bahwa keseriusan UKW-nya di uji dengan teori dan hal-hal yang berkaitan dengan kode etik jurnalistik secara benar,” Sapto.

    Dikatakan Sapto, UKW adalah salah satu langkah penting Dewan Pers dalam upaya meningkatkan profesionalisme wartawan. Karena dengan semakin tingginya tingkatkan pendidikan masyarakat, maka mereka juga membutuhkan informasi yang berkualitas.

    Koordinator PWI Pusat yang juga anggota Dewan Kehormatan PWI, Asro Kamal Rokan, pada kesempatan tersebut mengingatkan bahwa pengabdian pers adalah untuk kepentingan masyarakat. “Pembelaan kita sebesar-sebesarnya adalah kepada rakyat,” ucap Asro.

    Koordinator LPDS, Priyambodo, menyampaikan bahwa UKW ajang pembuktian, apakah yang bersangkutan benar-benar wartawan kompeten atau bukan.

    “Dan UKW ini belum selesai. Jika ada wartawan yang melakukan pelanggaran berat, maka kartu UKW-nya bisa dicabut. Jujur saja LPDS ada empat alumni dari Papua yang kita cabut. Karena terlibat dalam kerusuhan dan terlibat dalam provokasi pemberitaan,” jelasnya.

    Sementara, Ketua PWI Papua Barat, Bustam, mengatakan UKW menjadi semangat bersama melahirkan wartawan yang kompeten agar bisa menjalankan kode etik dan UU Pers dengan benar.

    “Ketika teman-teman sudah dikatakan kompeten melalui UKW ini, diharapkan tidak berpraktek di luar pers karena kami tidak segan untuk melaporkannya kepada Dewan Pers untuk mencabut kartu kompetensinya,” tegas Bustam.

    Bustam berharap di Papua Barat semakin banyak wartawan yang kompeten. PWI sendiri, kata dia, akan terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia pers di Papua Barat. “Kita ingin pers kita sehat, bisa menghasilkan karya-karya pers terbaik untuk masyarakat,” harapnya.

    Diketahui peserta yang terdiri dari 36 orang ini terbagi menjadi 6 kelas, yakni 1 kelas utama, 1 kelas madya, dan 4 kelas muda. (*/Red)

    Latest articles

    Pemda Bangun 46 Unit Huntara untuk Korban Kebakaran Borobudur, Warga Diminta...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id– Pemerintah daerah membangun hunian sementara (huntara) bagi korban bencana kebakaran di kompleks Borobudur kelurahan Padarni sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak....

    More like this

    Gubernur Papua Barat Temui Airlangga, Dorong Rakorteknas Tata Tambang

    JAKARTA, LinkPapua.id - Pemprov Papua Barat mendesak penyelenggaraan rapat koordinasi teknis nasional (rakorteknas) untuk...

    DPRP Papua Barat Bedah Detail Raperda Haji-Ziarah Wisata Rohani Hindari Multitafsir

    MANOKWARI, LinkPapua.id - DPRP Papua Barat membedah secara detail rancangan peraturan daerah (raperda) fasilitasi...

    DPRP Papua Barat Bahas Perda Bantuan Hukum, Prioritaskan Masyarakat Miskin-OAP

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Bapemperda DPRP Papua Barat saat ini tengah membahas raperda bantuan hukum...
    Exit mobile version