Tokoh Pemuda Raja Ampat Soroti Diamnya MRP soal Gejolak Papua Barat Daya

Published on

RAJA AMPAT, LinkPapua.id – Tokoh pemuda Raja Ampat, Hiskia Samagita dan Mikha Dimara, menyoroti sikap Majelis Rakyat Papua (MRP) yang dinilai bungkam di tengah gejolak sosial di Papua Barat Daya, khususnya Kota Sorong. Mereka menilai MRP tidak menjalankan peran sebagaimana mestinya sebagai lembaga kultur.

Menurut keduanya, MRP seharusnya hadir dan bersuara lantang ketika masyarakat Papua menghadapi persoalan serius. Namun hingga kini, Ketua MRP Alfons Kambu bersama anggotanya justru memilih diam.

“Kalau tidak bisa menyuarakan aspirasi rakyat Papua, lebih baik MRP dibubarkan saja. Untuk apa ada lembaga ini kalau hanya diam?” ujar Hiskia dalam keterangannya, Sabtu (30/8/2025).

Sementara itu, Mikha yang juga praktisi hukum menilai kasus dugaan kriminalisasi terhadap AGG dan kawan-kawan bukan persoalan individu semata. Dia menyebut hal itu menyangkut harkat dan martabat orang Papua.

Dia menegaskan, sikap diam MRP justru melukai kepercayaan masyarakat Papua yang berharap lembaga tersebut menjadi benteng terakhir dalam memperjuangkan hak-hak orang asli Papua. Menurutnya, keterwakilan MRP tidak berarti jika tidak hadir untuk rakyat.

“Orang Papua berharap banyak pada MRP, tapi kenyataannya mereka bungkam. Keterwakilan macam apa ini? Setop sibuk dengan urusan lain sementara rakyat sedang menderita,” kata Mikha.

Dia menilai, di tengah situasi Kota Sorong yang sedang tidak kondusif, kehadiran MRP sangat dibutuhkan untuk memberikan suara dan sikap yang jelas. Namun hingga saat ini, lembaga tersebut belum menunjukkan langkah nyata.

“Kalau hanya diam dan tidak berfungsi, lebih baik lembaga ini dibubarkan saja karena tidak ada manfaatnya bagi rakyat Papua,” tutupnya. (LP10/red)

Latest articles

Bupati Yohanis Manibuy Siap Sinergikan Program Otsus dengan Pemerintah Pusat

0
MIMIKA, Linkpapua.id- Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy,S.E.,M.H., diketahui menghadiri rapat koordinasi seluruh kepala daerah se-Tanah Papua dalam rangka memperkuat implementasi Otonomi Khusus (Otsus) serta...

More like this

Haryono May: Pengelolaan Sampah Butuh Formulasi yang Tepat

MANOKWARI, Linkpapua.id – Anggota DPRK Manokwari Haryono M.K. May meminta agar pengelolaan sampah di...

Komisi II DPRK Manokwari Monitoring Lapangan LKPJ Bupati Tahun 2025 Pekan Depan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi II DPRK Manokwari akan melaksanakan monitoring lapangan terhadap Laporan Keterangan...

Muskab KONI Pegaf Diminta Bebas dari Intervensi

MANOKWARI, Linkpapua.id – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pegunungan...