TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meninjau sekolah dan puskesmas di Distrik Aroba, Teluk Bintuni, Papua Barat. Hasil peninjauan itu menunjukkan fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan di wilayah tersebut masih membutuhkan tambahan guru, tenaga kesehatan, hingga sarana penunjang.
Joko meninjau SMP Negeri Satap Aroba, SD YPPK Santo Andreas Aroba, dan Puskesmas Aroba, Selasa (2/6/2026). Dia mengatakan setiap kunjungan ke distrik selalu dimanfaatkan untuk melihat langsung kondisi sekolah dan puskesmas.
Dia menilai masih banyak fasilitas sekolah yang perlu dibangun. Sejumlah kebutuhan yang disorot yakni kantor guru, perpustakaan, air bersih, pengecoran atau penimbunan halaman sekolah, serta penambahan tenaga guru.

Selain sekolah, Joko juga menyoroti kondisi Puskesmas Aroba. Dia menilai Puskesmas tersebut membutuhkan gedung baru agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa berjalan lebih layak.
“Untuk Puskesmas Aroba, perlu gedung baru, karena gedung sekarang sudah disekat-sekat untuk melayani masyarakat yang harusnya tidak boleh, setiap pasien dalam satu ruangan,” kata Joko.
Joko juga menyebut kopel atau rumah tinggal tenaga medis di Aroba perlu dibangun kembali. Menurutnya, kopel lama peninggalan era Presiden Soeharto sudah ambruk dan tidak bisa lagi ditempati.
“Selain itu, harus dibangunkan kopel lagi untuk tenaga medis, dikarenakan kopel peninggalan zaman Pak Soeharto sudah ambruk tidak bisa ditinggali serta pembangunan air bersih dan tambah tenaga kesehatan. Masuk ke sekolah pun harus dicor hingga halamannya serta penambahan tenaga guru,” ujarnya.
Dia berharap kebutuhan bangunan tambahan, guru, dan tenaga kesehatan di Distrik Aroba menjadi perhatian pemerintah daerah. Joko mengatakan akan berkoordinasi dengan Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy setelah kembali dari kunjungan tersebut.
“Tentunya setelah pulang saya harus berkoordinasi kepada Bapak Bupati Yohanis Manibuy. Mungkin bisa dilihat pada anggaran berikutnya,” ucapnya. (LP5/red)
