28.3 C
Manokwari
Minggu, Maret 15, 2026
28.3 C
Manokwari

Search for an article

More

    Yudisium Perdana FEB UNCRI Manokwari, 111 Mahasiswa Sandang Gelar Sarjana

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mengukuhkan 111 lulusan baru dalam yudisium perdana Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) di Manokwari. Momen bersejarah ini merupakan buah dari penggabungan dua institusi perguruan tinggi, yakni STIH Caritas Papua dan STIE Mah-Eisa Manokwari, yang kini telah bersatu menjadi UNCRI.

    “Yudisium merupakan sebuah pencapaian yang tidak mudah dan merupakan hasil kerja keras, dedikasi dan pengorbanan yang tulus baik dari mahasiswa dan juga keluarga serta dosen yang mendampingi perjalanan akademis mereka,” ujar Dekan FEB UNCRI, Manuel Lambi, Sabtu (14/3/2026).

    Lambi menjelaskan yudisium Sarjana Ekonomi Program Studi Manajemen ini merupakan periode pertama pada tahun akademik 2025/2026. Sebanyak 111 mahasiswa yang dikukuhkan tersebut kini secara resmi berhak menyandang gelar Sarjana Ekonomi (SE).

    Prestasi akademik pada yudisium perdana ini tercatat cukup membanggakan dengan adanya 13 mahasiswa yang meraih IPK di atas 3,75. Persentase kelulusan tepat waktu dalam empat tahun juga mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai 38,73 persen.

    “Prestasi ini merupakan yang tertinggi dalam sejarah Program Studi Manajemen UNCRI. Selain itu, kelulusan tepat waktu dalam 4 tahun meningkat secara signifikan menjadi 38,73 persen dibandingkan pada lulusan sebelumnya,” ungkapnya.

    Rektor UNCRI Prof Roberth KR Hammar dalam pesannya menekankan pentingnya bagi para lulusan untuk memiliki keberanian dalam berinovasi. Dia mendorong generasi muda Papua untuk tidak hanya mencari kerja, tetapi juga berani menciptakan peluang usaha secara mandiri.

    “Bangsa ini tidak hanya membutuhkan pencipta peluang tetapi generasi muda yang berani membangun usaha, menciptakan lapangan kerja dan memanfaatkan teknologi untuk kemajuan masyarakat. Untuk para Yudisium ingat kesuksesan tanpa integritas tidak akan pernah membawa kebahagian sejati,” pesan Prof Hammar.

    Dia juga berharap nilai-nilai kemanusiaan dan semangat Caritas-Kasih terus dibawa oleh para alumni dalam setiap langkah perubahan. Pengetahuan yang didapatkan selama masa perkuliahan diharapkan menjadi bekal kuat untuk membangun peradaban di masa depan.

    “Saya yakin akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang membawa perubahan bagi Tanah Papua, Indonesia dan dunia,” harapnya. (*/red)

    Latest articles

    Rusak Fasilias Kantor DPMK Teluk Bintuni, Salah Satu Oknum Pegawai Dilaporkan...

    0
    TELUK BINTUNI,Linkpapua.id-Pengrusakan Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, yang dilakukan OCW, salah seorang pegawai kantor tersebut pada Jumat...

    More like this

    Keluarga Dominggus Mandacan Bantu Pembangunan Gereja di Pegaf Rp10 Juta-300 Sak Semen

    PEGAF, LinkPapua.id - Keluarga Dominggus Mandacan menyalurkan bantuan berupa uang tunai senilai Rp10 juta...

    Dishub Papua Barat Siagakan 3 Posko Mudik Lebaran Idulfitri 2026 di Manokwari

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Papua Barat menyiagakan tiga posko pelayanan utama di...

    Harga Cabai hingga Telur di Papua Barat Mulai Naik, Disperindag: Dalam Batas Normal

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Papua Barat memantau adanya tren kenaikan...
    Exit mobile version