268 Rumah Terdampak Banjir, 14 Kena Longsor di Raja Ampat

Published on

RAJA AMPAT, LinkPapua.id – Sebanyak 268 rumah warga terdampak banjir di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Sementara itu ada 14 rumah lainnya terkena longsor.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Raja Ampat, Andi Abdul Kadir, menyebut 8 rumah rusak akibat longsor. Dua keluarga terpaksa dievakuasi ke Kantor Kelurahan dan Gereja Advent karena rumah mereka rusak parah.

“BPBD telah memberikan bantuan makanan kepada keluarga yang dievakuasi tersebut. Keluarga dievakuasi ke tempat yang lebih aman karena rumahnya sudah tidak bisa ditempati akibat longsor dan banjir,” ujar Abdul Kadir dalam keterangannya, Minggu (28/9/2025).

BPBD mendata banjir melanda wilayah Distrik Kota Waisai pada 23 September lalu. Longsor juga menambah dampak kerusakan sehingga warga harus mengungsi.

Di tengah bencana ini, Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) juga menyoroti aktivitas ekonomi di Raja Ampat. KLHK tengah melakukan investigasi ulang terhadap salah satu proyek di kawasan tersebut.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan pemerintah tetap berhati-hati dalam memberi izin usaha.

“Proyek ini memang memiliki landasan hukum yang kuat sehingga pemerintah tidak bisa bertindak sewenang-wenang. Namun, kami tetap mencermati potensi pencemaran yang mungkin timbul,” ujar Hanif di Jakarta.

Audit lingkungan atas proyek itu kini masih berlangsung intensif. Hasil investigasi lapangan dijadwalkan dipaparkan kepada pimpinan kementerian pada Senin (29/9/2025).

Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan bersama tim Direktorat Tata Lingkungan sebelumnya sudah meninjau lokasi. Mereka menegaskan pengawasan akan diperketat agar aktivitas ekonomi tidak mengancam kelestarian alam Raja Ampat. (*/red)

Latest articles

Wapres Gibran Buka Pesparawi Nasional 2026, Tekankan Pentingnya Perdamaian untuk Pembangunan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka resmi membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 di Manokwari, Papua...

More like this

Dishub Bintuni Cek Kesiapan Dermaga Babo Usai Tender, Rencana Groundbreaking Juli

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, memeriksa kesiapan...

Pemkab Bintuni Bangun Dermaga di Kamundan, Telab Rp3,5 Miliar-Target Selesai November 2026

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, membangun dermaga senilai...

BKKBN Papua Barat Gandeng Sekolah Sukseskan Gerakan Ayah Mengambil Rapor

MANOKWARI, Linkpapua.id– Program Gerakan Ayah Mengambil Rapor di Sekolah (GEMAR) yang digagas Kementerian Kependudukan...