Pemkab Manokwari Tunda Sekolah Tatap Muka, Sekolah Sambut Baik

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari memutuskan untuk menunda sekolah tatap muka akibat tingginya kasus positif Corona Virus Disease (Covid-19) dalam beberapa waktu terakhir.

Kebijakan itu mendapat respons positif dari pihak sekolah, salah satunya dari SMP Negeri 6 Manokwari. Melalui kepala sekolahnya, Misbah, mengungkapkan penundaan sekolah tatap muka demi keamanan dan keselamatan bersama terutama siswa.

“Memang ada baiknya sekolah tatap muka sementara ditunda sehingga proses belajar-mengajar masih sistem daring. Dengan pembelajaran sistem daring sebagai momentum agar orang tua bisa mempersiapkan perangkat IT untuk belajar siswa. Nantinya perangkat IT tetap akan digunakan saat tingkatan sekolah lebih tinggi. Memang harus diakui hikmah yang diambil dari pandemi ini berkembangnya pemahaman penggunaan IT dikalangan siswa dan guru,” ujar Misbah Jumat (2/7/2021).

Baca juga:  Puluhan Honorer Protes ke BKD Manokwari, Tuntut Pengangkatan Jadi ASN

Misbah berujar, dalam proses belajar mengajar secara daring diakui cukup melelahkan. Para guru pun dituntut berpartisipasi sejumlah kegiatan untuk menambah referensi bahan ajar siswa. Dengan begitu memotivasi guru agar bisa menerapkannya saat memberikan materi ke siswanya.

Baca juga:  Mantap Dukung HEBO, Sirajuddin: Komitmen Kami Merawat Keberagaman

“Dengan mengikuti seminar-seminar secara daring tentu menambah referensi bagi guru untuk mengajar siswanya. Siswa juga semakin familiar menggunakan perangkat elektronik. Memang yang sempat menjadi kendala ini soal jaringan internet karena tidak semua wilayah kondisi jaringan stabil. Guru-guru juga yang belum punya perangkat IT bisa menggunakan fasilitas sekolah. Siswa juga bisa datang ke sekolah jika menemui kendala soal belajar tetapi sesuai arahan guru agar tetap tertib dan tidak ada penumpukan,” ungkapnya.

Baca juga:  DPRK Manokwari Minta Perbaikan Irigasi Aimasi SP 5 untuk Dukung Ketahanan Pangan

Selain itu, jumlah guru di sekolah tersebut yang sudah menjalani vaksinasi baru mencapai 35 persen dari 50 orang tenaga guru dan Tata Usaha (TU). Penyebab masih banyaknya guru yang belum menjalani vaksinasi dikarenakan adanya penyakit bawaan dan masih menyusui anaknya. Pihak sekolah sendiri tetap melakukan persiapan jika sewaktu-waktu pemerintah menerapkan sekolah tatap muka. (LP3/Red)

Latest articles

Bantu Masyarakat Jayapura, Pertamina Patra Niaga Sediakan Paket Sembako Terjangkau

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku terus berbagi manfaat kepada masyarakat dengan menyediakan hampir 1.000 paket sembako murah dengan harga terjangkau untuk...

More like this

Pendapatan dan PAD Tak Capai Target, Gabungan Fraksi PDI-P Pertanyakan Kinerja Pemda

MANOKWARI, Linkpapua.id – Gabungan Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Kebangkitan Bangsa DPRK Manokwari menyoroti...

Rapat Paripurna DPRK Manokwari, Fraksi Golkar Beri Sejumlah Catatan APBD 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari menggelar rapat paripurna masa sidang...

Pemkam Maruni Ajak Warga Tidak Bakar Lahan Antisipasi Karhutla

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pemerintah Kampung Maruni, Distrik Manokwari Selatan, Kabupaten Manokwari, mengajak seluruh masyarakat...