Pangdam XVIII/Kasuari : Jangan abaikan isu global

Published on

Manokwari- Pangdam XVIII/Kasuari/Papua Barat, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengimbau para prajurit tidak mengabaikan isu-isu global.

Saat memberikan arahan pada HUT TNI ke 75, Senin (5/10), Pangdam mengemukakan bahwa banyak isu-isu global yang berdampak terhadap situasi di Indonesia, dari keamanan hingga sosial ekonomi.

“Termasuk dampaknya di Papua Barat. Kita harus monitor sehingga ada langkah pencegahaan yang bisa kita ambil ketika itu berdampak ke daerah,” sebut Pangdam.

Cantiasa juga menekankan bahwa sinergitas TNI dengan Polri, pemerintah daerah, masyarakat serta elemen lain sangat penting. Ia berharap personilnya mengisi ruang kosong yang tidak bisa dilakukan lembaga lain.

Baca juga:  Kapolda Lantik Pengurus Daerah Keluarga Besar Polri Papua Barat

Ia mengemukakan, perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok saat ini masih berlangsung. Kedua negara itu pun kini sedang gencar melakukan latihan perang.

“Paling tidak dari sisi ekonomi, pasti Indonesia akan mengalami dampaknya. Begitu juga kita di Papua Barat. Kita harus ambil bagian untuk membantu pemerintah daerah mencegah resesi ekonomi, ” katanya lagi.

Cantiasa juga mengemukakan bahwa, saat ini kelompok teroris Abu Sayap masih terus merorong situasi keamanan Negara Filipina. Tentara Filipina sekarang pun sedang bekerja keras memerangi kelompok teroris tersebut.

Baca juga:  Polda Papua Barat Lakukan Pendisiplinan Protokol Kesehatan Secara Internal

“Kelompok Abu Sayap ini tidak main-main, mereka menjadi ancaman besar bagi kedaulatan negara Filipina. Dalam hal persenjataan mereka sudah menggunakan alat-alat berat,” katanya lagi.

Ia menyebutkan bahwa, Papua Barat, tidak terlalu jauh dari Filipina. Upaya pencegahan harus dilakukan agar kelompok tersebut tidak menyebar ke Papua Barat.

“Di Papua dan Papua Barat, isu politik, ideologi, agama dan ekonomi pun masih terus terjadi. Puji Tuhan, dengan upaya preventif yang kita lakukan bersama Polri, Papua dan Papua Barat masih terkendali,” katanya.

Baca juga:  Soal Casis Tamtama TNI AD, DPR Papua Barat Akan Temui Pangdam

Prajurit TNI di Papua Barat, sebut Nyoman menekankan untuk terus waspada. Memantau setiap perkembangan agar stabilitas keamanan terjaga dan aktivitas ekonomi masyarakat berjalan lancar.

“Ingat, apa yang terjadi di luar negeri sana bisa merembet ke Indonesia. Kita harus bersinergi dengan rakyat, dengan Polri, pemerintah daerah serta seluruh elemen lainya,” pungkasnya. (LPB1/red)

Latest articles

Darurat Campak, Dinkes Papua Barat Minta Masyarakat Tak Tolak Imunisasi MR

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat meminta masyarakat tidak menolak imunisasi Measles-Rubella (MR) di tengah peningkatan kasus campak. Sedikitnya 15 kasus positif...

More like this

Darurat Campak, Dinkes Papua Barat Minta Masyarakat Tak Tolak Imunisasi MR

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat meminta masyarakat tidak menolak imunisasi Measles-Rubella...

Pemprov Papua Barat Target Bangun 4 BTS di Pegaf, Atasi Blank Spot-Promosi Wisata

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menargetkan pembangunan empat Base Transceiver Station...

Insinerator Belum Berizin, RSUP Papua Barat Masih Kirim Limbah Medis ke Luar Daerah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Papua Barat masih mengirim limbah medis...