Pj Gubernur Papua Barat Tegaskan tak Ada Intervensi Pansel DPRK

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere, tidak ada intervensi dalam bentuk apa pun terkait panitia seleksi (pansel) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRD) 2024-2029 tujuh kabupaten di Papua Barat. Menurutnya, pembentukan pansel punya mekanisme tersendiri.

“Ini, kan, mekanisme sendiri, mekanisme tanpa kampanye. Ini mekanisme pengangkatan. Jadi, hasil musyawarah masyarakat adat itu sendiri. Jadi, kalau ini intervensi, seperti apa? Ini mekanismenya berbeda dengan mekanisme pemilu partai politik,” ujarnya usai pelantikan dan pengambilan sumpah/janji pansel anggota DPRK di Hotel Aston Niu, Manokwari, Selasa (4/6/2024).

Baca juga:  Pilkada 2 Hari Lagi, Pj Gubernur Ali Baham Ajak Masyarakat Tolak 'Serangan Fajar' 

Ali Baham menuturkan apa yang menjadi evaluasi sebelumnya mesti diperbaiki untuk penyusunan rencana ke depannya. “Itu adalah komitmen bersama sehingga jika sudah mengetahui di mana yang kurang, tentunya harus diperbaiki ke depannya,” katanya.

Adapun pansel yang dilantik sebanyak 35 orang dari tujuh kabupaten, yakni Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Fakfak, Kaimana, dan Teluk Wondama.

Baca juga:  Warga Mengais Rezeki di Tengah Puing Kebakaran Kompleks Borobudur

Ali Baham menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam proses ini, termasuk tim pembentukan pansel dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Papua Barat.

“Saya mengapresiasi Octavianus Mayor yang sudah memimpin (tim pembentukan pansel) dan menyelesaikan tugas ini dengan tepat waktu. Provinsi lain masih meraba-raba soal regulasi ini,” katanya.

Ali Baham berpesan kepada para pansel untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme serta memastikan proses seleksi berjalan sesuai aturan dan tidak ada gugatan.

Baca juga:  DPRD Manokwari Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2022

“Supaya proses ini tidak mengalami cacat hukum. Jangan sampai ada yang menggugat,” pesannya.

Ali Baham juga mengingatkan bahwa pengangkatan DPRK sesuai amanat undang-undang yang dikhususkan bagi orang asli Papua (OAP).

“Ini memang khusus bagi orang asli Papua, lebih detailnya yang ada di Papua Barat,” ucapnya. (LP12/red)

Latest articles

Butuh Sanitasi Layak, Satgas TMMD Mansel Bangun MCK untuk Warga Yamboi

0
MANSEL, LinkPapua.id - Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan (Mansel) membangun fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) untuk warga Kampung Yamboi,...

More like this

4 Nama Masuk Bursa Ketua PSSI Papua Barat, Ada Markus Suila hingga Rowland

MANOKWARI, LinkPapua.id – Komite Pemilihan (KP) PSSI Papua Barat menetapkan empat bakal calon memenuhi...

Satgas TMMD Bangun Jembatan di Kampung Inden, Perkuat Akses Warga

MANSEL, LinkPapua.id – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan mulai...

Satgas TMMD Pasang Atap RTLH Milik Warga Yamboi Gunung

MANSEL, LinkPapua.id – Memasuki hari keempat pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun...