MANOKWARI, LinkPapua.id– DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Papua Barat menggelar Rapat Kerja (Raker) I dan Konsolidasi 2026 untuk memperkuat investasi dan mendorong penciptaan lapangan kerja di Papua Barat. Forum tersebut juga menjadi wadah memperkuat sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Sinergi pemerintah dan pelaku usaha merupakan kunci terciptanya lingkungan usaha yang sehat. Apindo memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian daerah sekaligus membuka peluang kerja bagi generasi muda,” ujar Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Papua Barat Marthen Kocu saat Raker I Apindo Papua Barat di Aula BPMP Papua Barat, Sabtu (25/7/2026).
Marthen mengatakan dunia usaha berperan sebagai penggerak investasi sekaligus pembuka lapangan kerja bagi generasi muda. Dia menilai kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha menjadi faktor penting untuk menciptakan iklim usaha yang sehat dan berkelanjutan.

Selain itu, dia mengakui pembangunan di Papua Barat masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur dan kondisi geografis. Karena itu, dia berharap rapat kerja menghasilkan program yang konkret, realistis, dan tepat sasaran agar memberi dampak bagi pembangunan daerah.
“Konsolidasi ini menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan usaha yang kondusif dan semakin kuat,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPP Apindo Papua Barat Sloyer Elisa mengatakan Apindo sejak berdiri pada 1952 terus mendukung pertumbuhan ekonomi melalui kemitraan pemerintah, pengusaha, dan pekerja. Menurutnya, organisasi itu berkomitmen membangun hubungan industrial yang harmonis dan mendorong iklim investasi yang kondusif.
Dia menilai pertumbuhan sektor minyak dan gas di Papua Barat menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor. Namun, dia menegaskan pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya bergantung pada sektor migas.
“Ke depan kita perlu mendorong sektor pertanian, perikanan, serta UMKM agar ikut tumbuh dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah,” tuturnya.
Dia menambahkan Apindo akan terus bersinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan investasi, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan daya saing daerah, serta menekan angka kemiskinan di Papua Barat. Rapat kerja juga menjadi forum menyusun langkah realistis untuk memperkuat dunia usaha dan kolaborasi antarpemangku kepentingan.
“Saya mengajak seluruh anggota APINDO untuk terus memperkuat sinergi dan memberikan kontribusi terbaik dalam membangun sektor usaha yang kuat dan berkelanjutan,” ucapnya.
Ketua Panitia Raker I dan Konsolidasi DPP Apindo Papua Barat Matius Laretji mengatakan persiapan kegiatan dilakukan selama kurang lebih satu bulan melalui konsolidasi dengan jajaran Apindo dan mitra strategis. Dia menyebut seluruh kendala persiapan dapat diatasi melalui koordinasi dan penyamaan persepsi.
“Semoga rapat kerja ini menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa perubahan positif bagi dunia usaha dan para pengusaha di Papua Barat,” harapnya. (LP14/red)









