‎Warga Kaimana Jalani Operasi Usus Buntu dengan JKN, Tak Khawatir Biaya Pengobatan

Published on

KAIMANA, LinkPapua.id – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Lamrumenta Lamrouli (26), menjalani operasi usus buntu di RSUD Kaimana tanpa khawatir biaya pengobatan. Sebagai peserta segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), dia memperoleh pelayanan medis dengan status kepesertaan JKN yang aktif.

Lamrumenta awalnya merasakan sakit pada bagian perut hingga keluarga membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kaimana. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter menyatakan ia mengalami usus buntu dan perlu menjalani operasi.

“Awalnya saya merasakan sakit di bagian perut. Akhirnya saya dibawa ke IGD RSUD Kaimana. Setelah diperiksa, dokter menyampaikan bahwa saya mengalami usus buntu dan perlu menjalani operasi. Dokter juga menjelaskan kondisi saya sehingga saya merasa lebih tenang,” ujar Lamrumenta, Selasa (13/10/2026).

Baca juga:  Warga Manokwari Sembuh dari Gangguan Pernapasan Pakai Kartu JKN

Dia mengatakan operasi berlangsung lancar dan kondisinya berangsur membaik setelah mendapat perawatan. Lamrumenta juga mengapresiasi tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan ramah serta menjelaskan tahapan pengobatan.

“Dari pemeriksaan sampai operasi selesai, semuanya berjalan lancar. Dokter dan perawat juga memberikan pelayanan dengan baik dan ramah. Saya merasa lebih tenang karena tidak perlu khawatir mengenai biaya pelayanan kesehatan yang dijamin JKN,” ungkapnya.

Baca juga:  Direktur BPJS Kesehatan Resmikan Gedung KRIS-ICU Standar RSUD Fakfak

Selain memperoleh manfaat pembiayaan kesehatan, Lamrumenta memanfaatkan aplikasi Mobile JKN untuk memeriksa status kepesertaan dan mengakses Kartu Indonesia Sehat (KIS) Digital. Fitur tersebut memudahkannya memperoleh informasi kepesertaan serta menunjukkan identitas JKN saat diperlukan.

“Saya merasa terbantu dengan aplikasi Mobile JKN karena bisa mengecek status kepesertaan dan mengakses KIS Digital dengan mudah. Informasi yang dibutuhkan menjadi lebih praktis untuk diakses. Saya berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan aplikasi ini,” tuturnya.

Pengalaman menjalani operasi membuat Lamrumenta menyadari pentingnya memiliki jaminan kesehatan dan menjaga status kepesertaan tetap aktif. Menurutnya, JKN memberikan rasa aman ketika peserta membutuhkan pelayanan medis secara mendadak.

Baca juga:  Wujudkan Program JKN, Pj Gubernur Ali Baham Minta Dukungan OPD

Dia berharap kualitas pelayanan JKN terus meningkat agar semakin banyak masyarakat merasakan manfaatnya. Lamrumenta secara khusus berharap warga Kabupaten Kaimana dapat terus memperoleh akses pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan.

“Saya sangat bersyukur menjadi peserta JKN karena manfaatnya benar-benar saya rasakan. Semoga pelayanan JKN semakin baik dan manfaatnya dapat terus dirasakan masyarakat, khususnya di Kabupaten Kaimana, terutama ketika membutuhkan pengobatan,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

BMKG Target OMC Padamkan Titik Api Karhutla Bombarai, Tak Jamin Hujan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – BMKG menargetkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) membantu memadamkan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bombarai dan wilayah selatan Papua...

More like this

BMKG Target OMC Padamkan Titik Api Karhutla Bombarai, Tak Jamin Hujan Berlanjut

MANOKWARI, LinkPapua.id – BMKG menargetkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) membantu memadamkan titik api kebakaran...

Asap Karhutla Meluas, Orgenes Wonggor Soroti Kesiapan Anggaran Bencana Papua Barat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor menyoroti kesiapan anggaran untuk menangani...

Asap Ganggu Penerbangan, Papua Barat Lakukan Modifikasi Cuaca Pakai 8 Ton Garam

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk...