Anggota DPR PB Mugiyono: Lima Dapil Lebih Berpeluang di Pemilu 2024

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Komisi Pemilihan umum (KPU) Papua Barat telah melakukan uji publik Perpu Nomor 1 Tahun 2022 tentang pembagian daerah pemilihan (dapil) di Papua Barat.

Anggota DPR Papua Barat, Mugiyono, menilai bahwa pelaksanaan uji publik agak sedikit mengalami keterlambatan.

“Menurut saya, uji publik ini ada sedikit terlambat. Kemungkinannya nanti akan mengikuti lampiran dari perpu ini, ” kata Mugiyono, Jumat (20/1/2023).

Menurut dia, uji publik bagian dari proses pembuatan perundang-undangan sehingga memang harus dilalui biar tak cacat hukum nantinya.

“Uji publik kalau ada masukan, kemudian bisa diterima atau tidak. Karena bukan kita saja yang berikan masukan. Kalau ada yang kita usulkan bisa diterima bisa tidak. Seberapa persen diterimanya tergantung DPP juga. Sekarang kita mengusulkan, sementara pimpinan kita setuju lima dapil, kan, kita tidak mungkin melawan. Kalau melihat peluang lima dapil lebih berpeluang melihat kondisi yang berkembang saat ini,” paparnya.

Baca juga:  OJK Catat 544 Aduan Penipuan Transaksi Keuangan di Papua Barat-PBD Sepanjang 2025

Menurut dia, kalau lebih logis empat dapil lebih bagus. Namun, kata dia, undang-undang itu keputusan politik. “Menurut saya, sudah ada komunikasi, lobi ada kompromi di situ sehingga dipilih. Dapil besar mengakomodir partai kecil, dapil kecil menguntungkan partai besar,” tuturnya.

Baca juga:  Lantik 4 Ketua PKK, Juliana Mandacan Ingatkan Tantangan di Masa Pandemi

Kata dia, apa pun yang diputuskan nantinya, tiap partai harus siap berkompetensi dengan sehat pada Pemilu 2024 mendatang.

Pada lampiran Perpu Nomor 1 Tahun 2022 untuk pembagian dapil dan jumlah kursi DPR Papua Barat untuk Pemilu 2024 mendatang dibagi menjadi lima dapil.

Papua Barat 1 Manokwari dengan porsi 12 kursi dengan jumlah penduduk 200.785.

Papua Barat 2 Pegunungan Arfak dan Manokwari Selatan sebanyak 5 kursi dengan jumlah penduduk 76.895.

Papua Barat 3 Bintuni mendapat porsi 5 kursi dengan jumlah penduduk 80.884.

Baca juga:  Modal Jadi Universitas, Tiga Program Studi STKIP Muhammadiyah Dapat Akreditasi Baik Sekali

Papua Barat 4 Fakfak mendapat porsi 6 kursi dengan jumlah penduduk 89.319.

Papua Barat 5 Wondama dan Kaimana dengan porsi 7 kursi dengan jumlah penduduk 110.091.

Rencana usulan dapil Papua barat yang akan ditawarkan ada empat dapil. Papua Barat 1 tetap Manokwari dengan porsi 12 kursi dengan jumlah penduduk 200.785 jiwa.

Papua Barat 2 Pegunungan Arfak dan Manokwari Selatan 5 kursi dengan jumlah penduduk 76.895 jiwa.

Papua Barat 3 Bintuni dan Wondama mendapat 8 kursi dengan jumlah penduduk 125.914 jiwa.

Papua Barat 4 Fakfak dan Kaimana mendapat porsi 10 kursi dengan jumlah penduduk 154.380 jiwa. (LP9/Red)

Latest articles

Musorprov KONI Papua Barat Belum Dijadwalkan, KONI Pusat :Kami Masih Tunggu...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Agenda Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat hingga kini belum dijadwalkan. Kepala Bidang Organisasi KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn)...

More like this

Musorprov KONI Papua Barat Belum Dijadwalkan, KONI Pusat :Kami Masih Tunggu Karateker

MANOKWARI, Linkpapua.id-Agenda Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat hingga...

Papua Barat Sabet 2 Gelar di MTQ Korpri Nasional, Sekda Dorong ASN Aktif di Kegiatan Keagamaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Papua Barat meraih dua penghargaan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an...

Pemprov Papua Barat Minta OPD Percepat Kerja, Waktu Tinggal 4 Bulan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD)...