MANOKWARI, Linkpapua.id – Komunitas Volly Ball Manokwari menggelar turnamen bola voli yang diikuti 18 tim dari berbagai tim. Turnamen yang dipusatkan di Lapangan Kodim 1801/Manokwari tersebut resmi dibuka oleh Bupati Manokwari, Hermus Indou, Sabtu (11/7/2026).
Ketua Panitia Penyelenggara, Haryono M.K. May, mengatakan turnamen berlangsung selama 10 hari, mulai 11 hingga 20 Juli 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bertujuan mempererat hubungan antarkomunitas serta mendorong pembinaan atlet muda.
“Tujuan utama diselenggarakannya turnamen ini di antaranya menghidupkan kembali gairah olahraga bola voli, menjalin silaturahmi antarkomunitas, serta menjadi wadah pembinaan atlet muda berbakat di Manokwari,” ujar Haryono yang juga secara aklamasi dipercaya sebagai ketua Pengcab PBVSI Manokwari.


Ia berharap melalui turnamen tersebut akan lahir bibit-bibit atlet potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama Manokwari di berbagai kejuaraan tingkat daerah maupun nasional.
Sementara itu, Bupati Manokwari Hermus Indou menegaskan pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga harus menyentuh sektor olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.
Menurutnya, semangat pembangunan yang diusung melalui motto “Manokwari untuk Semua dan Semua untuk Manokwari” harus diwujudkan dalam seluruh aspek kehidupan masyarakat, termasuk pembinaan olahraga.
“Pembangunan daerah dengan motto ‘Manokwari untuk Semua dan Semua untuk Manokwari’ harus menyentuh semua sektor, termasuk olahraga. Olahraga adalah bagian penting dari pembangunan kualitas sumber daya manusia yang sehat secara fisik, mental, dan berkarakter,” kata Hermus.
Sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat, Hermus menilai Manokwari harus mampu melahirkan atlet-atlet yang memiliki daya saing tinggi. Ia mengingatkan para pemuda dan atlet agar terus meningkatkan kemampuan, disiplin, dan mental bertanding sehingga mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
“Sebagai ibu kota Provinsi Papua Barat, mentalitas pemuda dan atlet Manokwari tidak boleh loyo. Kita harus siap berkompetisi, bukan hanya di tingkat lokal, tetapi juga di tingkat nasional menghadapi provinsi-provinsi lain di Indonesia,” tegasnya.
Hermus berharap turnamen tersebut menjadi agenda rutin yang mampu membangkitkan kembali semangat olahraga bola voli di Manokwari sekaligus memperkuat pembinaan atlet sejak usia muda sehingga prestasi olahraga daerah terus meningkat.(LP3/Red)









