Hadapi Pesparani Nasional, LP3KD Sebut Nilai Juara Papua Barat Belum Capai Standar

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – LP3KD Papua Barat menyebut nilai para juara Pesparani Katolik IV Papua Barat belum memenuhi standar untuk tampil pada Pesparani Katolik tingkat nasional. Para kontingen peraih juara diminta meningkatkan intensitas latihan sebelum mewakili Papua Barat.

Standar nilai untuk mengikuti Pesparani Katolik tingkat nasional ditetapkan sebesar 85. Sementara itu, nilai tertinggi yang diraih kontingen Papua Barat pada Pesparani Katolik IV baru mencapai 82.

“Walaupun meraih champions, nilai kita belum mencapai standar untuk mengikuti Pesparani nasional. Standar nilai untuk mengikuti Pesparani nasional adalah 85, sementara nilai tertinggi kita baru 82,” ujar Ketua LP3KD Papua Barat Roberth KR Hammar saat penutupan Pesparani Katolik IV Papua Barat di Gedung Serbaguna (GSG), Teluk Bintuni, Jumat (10/7/2026).

Baca juga:  Prof Roberth Bidik 2 Gelar Champion untuk Papua Barat di Pesparani Nasional 2027

Karena itu, Roberth meminta seluruh peserta yang akan mewakili Papua Barat segera kembali menjalani pembinaan secara intensif. Dia menilai peningkatan kualitas harus segera dilakukan sebelum Pesparani Katolik tingkat nasional di Manado, Sulawesi Utara, pada 2027.

“Sepulang dari sini tingkatkan latihan secara intens agar nilai kita bisa di atas 85,” tegasnya.

Baca juga:  Fakfak Juara Paduan Suara Orang Muda Katolik Pesparani, Jadi Gelar Keempat

Selain itu, Roberth mengatakan peningkatan kualitas peserta tidak hanya bergantung pada kemampuan vokal. Pembinaan juga harus mencakup teknik bernyanyi, penghayatan, musikalitas, hingga kesiapan mental saat tampil.

Dia berharap seluruh LP3KD kabupaten memperkuat koordinasi dengan para pelatih dan pendamping. Langkah itu dinilai penting agar proses pembinaan berjalan lebih terarah menjelang ajang nasional.

Di luar itu, Roberth menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Teluk Bintuni sebagai tuan rumah Pesparani Katolik IV Papua Barat. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong Mgr Hilarion Datus Lega, Pr, para pastor, suster, pengurus LP3KD kabupaten, dewan juri, panitia, relawan, peserta, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan.

Baca juga:  Pimpinan OPD Papua Barat Diminta Segera Susun RKA Bayangan APBD Induk 2023

Dia berharap semangat pembinaan yang terbangun selama Pesparani terus berlanjut di setiap kabupaten. Menurutnya, upaya itu akan meningkatkan kualitas penampilan kontingen Papua Barat pada Pesparani Katolik tingkat nasional mendatang. (*/red)

Latest articles

Unik! Warga Kampung Yamboi Disebut Tak Konsumsi Pinang dan Merokok, Ini...

0
MANSEL, LinkPapua.id – Di tengah kesibukan pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan, ada cerita menarik dari Kampung Yamboi,...

More like this

‎Hingga Pukul 15.00 WIT, Tipikor Polda Papua Barat Sisir Bukti Dugaan Korupsi Hibah Rp7,3 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Papua Barat masih menyisir dan...

Diskominfoperstatik Papua Barat: PAPEDA Instrumen Strategis Pengambilan Keputusan Berbasis Data

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mengembangkan Portal Data dan Dasbor Eksekutif...

Resmikan PAPEDA, Gubernur Papua Barat Dorong Kebijakan Berbasis Data

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meresmikan Portal Data dan Dasbor Eksekutif...