TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Adrian Kairupan terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Teluk Bintuni periode 2026-2029. Dia berhasil memenangkan kursi kepemimpinan setelah unggul dalam pemungutan suara pada Konferensi Kabupaten (Konferkab) III.
Dalam proses pemilihan yang berlangsung di Aula Kartini, Distrik Bintuni, Kamis (9/4/2026), Adrian sukses mengantongi 9 suara dari total 14 suara yang diperebutkan. Sementara itu, rivalnya yakni Tantowi Jauhari memperoleh 5 suara dalam forum yang berlangsung demokratis itu.
Ketua PWI Papua Barat, Bustam, memberikan apresiasi atas kelancaran agenda besar organisasi profesi wartawan tersebut. Menurutnya, dinamika dalam pemilihan adalah hal yang lumrah dalam berorganisasi.
“Dalam pemilihan biasa,ada yang menang dan ada yang kalah. Yang terpenting adalah pasca pemilihan semua anggota harus dirangkul. PWI Teluk Bintuni harus kembali solid,” tegas Bustam.
Bustam juga menekankan pentingnya menjaga muruah organisasi dengan menyelesaikan setiap persoalan secara internal. Dia mengibaratkan organisasi seperti sebuah rumah tangga yang harus dijaga privasinya.
“Ibarat rumah tangga, kita punya baju kotor, cucilah dalam rumah kita (PWI).Jangan dibawah keluar,karena belum tentu orang luar memahami persoalan kita,yang akhirnya kurang bagus untuk organisasi,” katanya.
Lebih lanjut, Bustam meminta pengurus baru untuk menjadikan PWI sebagai wadah yang merangkul seluruh insan pers di Teluk Bintuni. Hal ini bertujuan agar pers di daerah tersebut memiliki peran yang lebih kuat.
“Silakan mengajak teman-teman lain untuk bergabung. Tentu, dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku di PWI,” ujarnya.
Terakhir, kepengurusan baru diharapkan mampu membangun sinergi yang harmonis dengan berbagai pihak di daerah. Namun, kemitraan tersebut harus tetap berjalan di atas koridor profesionalisme pers.
Adrian kini resmi menakhodai PWI Bintuni untuk tiga tahun ke depan guna memperkuat peran strategis wartawan. PWI diharapkan terus menjadi mitra kritis bagi pemerintah sekaligus pelayan informasi bagi masyarakat. (*/red)
