NABIRE, LinkPapua.id – Asosiasi Wartawan Papua (AWP) memberikan apresiasi tertinggi kepada para pejuang informasi yang telah mengabdi lebih dari dua dekade di Bumi Cenderawasih. Penghargaan bertajuk Anugerah Noken Pers Papua 2026 ini diberikan kepada 11 jurnalis senior yang dinilai konsisten menjaga integritas dan profesionalisme di tengah tantangan berat di Tanah Papua.
“Para penerima Anugerah Noken Pers Papua telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan pemikiran mereka selama lebih dari dua dekade bagi kemajuan pers Papua, bahkan di tengah berbagai keterbatasan dan tantangan,” ujar Ketua AWP Elisa Sekenyap di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Kamis (15/1/2026).
Malam penganugerahan ini menjadi bagian dari rangkaian Festival Media se-Papua yang dihadiri insan pers dari enam provinsi. Penghargaan diserahkan langsung oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Hukum Setda Papua Tengah, Marthen Ukago, mewakili Pj Gubernur.
AWP menilai 11 tokoh pers ini bukan sekadar pencatat peristiwa, melainkan penjaga gawang demokrasi dan suara publik. Mereka dianggap memiliki dedikasi tanpa batas dalam mendukung pembangunan melalui karya-karya jurnalistik yang independen.
Selain penghargaan noken, AWP Award 2026 secara khusus diraih oleh jurnalis senior Suara Pembaharuan, Thonci Wolas Krenat. Thonci mencatatkan sejarah sebagai wartawan orang asli Papua (OAP) pertama yang bertugas di Istana Negara pada era Presiden Megawati Soekarnoputri hingga SBY.
Adapun 11 jurnalis senior penerima Anugerah Noken Pers Papua 2026 berasal dari latar belakang media yang beragam. Daftar penerima mencakup tokoh lintas generasi, mulai dari jurnalis era 1980-an hingga para pemimpin redaksi media lokal Papua saat ini.
Penerima penghargaan tersebut di antaranya Kristian Ansaka, Abdul Munib, Viktor Mambor, Suroso, Rustam Madubun, dan Dominggus Mampioper. Nama lain yang turut dianugerahi adalah Lucki Irew, Enggel Flasih, Paskalis Tekong, Nunung Kusniati, serta Markus You.
Acara ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi jurnalis muda di Papua untuk terus berkarya dengan integritas tinggi. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pengabdian panjang di dunia pers Papua mendapatkan pengakuan layak dari organisasi profesi. (*/red)
Penerima AWP Award 2026
-Thonci Wolas Krenat (Suara Pembaharuan): Wartawan senior OAP pertama yang bertugas di Istana Negara pada masa Presiden Megawati Soekarnoputri dan Presiden SBY.
Penerima Anugerah Noken Pers Papua 2026
-Abdul Munib: Wartawan pertama yang dikirim Jawa Pos ke Irian Jaya pada tahun 1993.
-Kristian Ansaka: Jurnalis senior yang telah berkiprah sejak era 1980-an.
-Viktor Mambor: Jurnalis senior dan tokoh pers dari media Jubi.
-Suroso: Wartawan sejak 1993 di Irian Jaya Pos dan pendiri Papuapos Nabire.
-Rustam Madubun: Mantan wartawan Cenderawasih Pos (sejak 1993), kini Pemimpin Redaksi papuadalamberita.com.
-Dominggus Mampioper: Wartawan sejak 1998 di Timika Pos, kini bergabung dengan Jubi.
-Lucki Irew: Wartawan sejak awal 2000-an, kini menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Cenderawasih Pos.
-Enggel Flasih: Jurnalis senior dari media Suara Perempuan Papua.
-Paskalis Tekong: Tokoh pers yang menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Suara Perempuan Papua.
-Nunung Kusniati: Wartawan sejak 1988 di Tifa Irian, kini Pemimpin Redaksi Bintang Papua Online.
-Markus You: Jurnalis senior dari media Suara Papua.
