26.1 C
Manokwari
Minggu, Maret 29, 2026
26.1 C
Manokwari

Search for an article

More

    Bawaslu Papua Barat: Seluruh pengawas TPS wajib rapid test

    Published on

    Manokwari,Linkpapuabarat.com– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) mewajibkan seluruh pengawas TPS pada Pilkada serentak 2020 di Papua Barat menjalani rapid test.

    Anggota Bawaslu Papua Barat Divisi Hukum, Data dan Informasi, Muhammad Nazil Hilmi, Senin (23/11), menyebutkan Pilkada serentak di Papua Barat akan dilaksanakan di sembilan Kabupaten yakni Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, Fakfak, Raja Ampat dan Sorong Selatan.

    “Kami punya sekitar 8000 Panwas kecamatan dan sekarang mereka bersama pengawas kelurahan sedang merekrut pengawas TPS. Dari sembilan daerah penyelenggara Pilkada ini ada 1.879 TPS yang disiapkan KPU,” katanya.

    Nazil mengutarakan bahwa untuk setiap TPS pihaknya akan menyiapkan satu pengawas. Selain itu, dalam perekrutan pengawas TPS pihaknya juga menyiapkan satu calon pengganti bagi mereka.

    Ia menekankan bahwa penyelenggara Pilkada termasuk pengawas wajib sehat dan bebas dari COVID-19. Bagi pengawas yang terkonfirmasi positif COVID-19 pihaknya akan melakukan pergantian.

    “Untuk pengawas, sebelum melaksanakan tugas pada pemungutan suara 9 Desember mendatang kita wajibkan mereka menjalani rapid test. Alat rapid sudah distribusikan ke seluruh daerah,” ujarnya.

    Ia menambahkan, pihaknya menyiapkan tim pengawas lapis baik pengawas TPS, pengawas kelurahan maupun kecamatan. Jika diantara mereka ada yang terkonfirmasi positif akan langsung diganti.

    Nazil menambahkan bahwa protokol kesehatan menjadi salah satu obyek wajib dalam pengawasan Pilkada 2020. Seluruh pengawas baik pada tingkat distrik, kelurahan maupun pengawas TPS diminta cermat dalam mengawasi penerapan protokol kesehatan.

    “Pada Pilkada ini, kesehatan dan keselamatan masyarakat dari penularan COVID-19 adalah hal utama. Ini harus kita mulai dari penyelenggara,” sebut Nazil lagi.

    Baik KPU maupun Bawaslu, menurutnya harus memastikan bahwa TPS aman dari penularan COVID-19. Dengan demikian pemilih tidak ragu untuk datang ke TPS.(/LPB1/red)

    Latest articles

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat periode lima tahun ke depan mulai memanas....

    More like this

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)...

    Prof Roberth Hammar Siap Maju sebagai Ketua Umum KONI Papua Barat, Didukung Insan Olahraga

    MANOKWARI,linkpapua.id - Dinamika menjelang pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua...

    Rektor Berharap Lulusan UNCRI Bawa Perubahan Positif di Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Rektor Universitas Caritas Indonesia (UNCRI), Prof Robert KR Hammar, menaruh harapan...
    Exit mobile version