Cakupan Vaksinasi Covid-19 Capai 18,10 Persen, Gubernur Papua Barat Terus Ingatkan Prokes

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, terus mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan terkait pencegahan penyebaran Covid-19, meskipun status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) provinsi ini telah turun menjadi level 2.

“Sekarang PPKM kita sudah level 2, tetapi sekalipun sudah ada kelonggaran protokol kesehatan tidak boleh dilupakan. Protokol kesehatan harus tetap diterapkan karena melawan pandemi Covid-19 adalah tugas dan tanggung jawab kita bersama,” kata Dominggus saat ditemui Linkpapua.com, Minggu malam (26/9/2021).

Selain mengingatkan kembali soal disiplin protokol kesehatan, mantan Bupati Manokwari dua periode itu juga mengungkap, pemerintahannya bersama institusi penegak hukum akan terus berupaya meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19.

“Vaksinasi akan kita tingkatkan terus. Target kita cakupan vaksinasi capai 50 persen di September ini. Untuk itu, masyarakat yang belum vaksin, mari datangi puskesmas, rumah sakit, atau posko-posko vaksinasi massal yang dilaksanakan TNI-Polri,” ujar Dominggus. “Vaksin itu supaya daya tahan tubuh kuat, terhindar dari risiko Covid-19,” katanya lagi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat hingga Sabtu 25 September 2021, jumlah masyarakat yang sudah menjalani vaksinasi dosis tahap kedua sebanyak 144.366 orang atau 18,10 persen dari total target sasaran.

Sementara, jumlah masyarakat yang telah disuntik vaksin Covid-19 dosis tahap pertama sebanyak 237.651 orang atau secara persentase telah mencapai angka 19,80 persen dari total target sasaran.

Pemerintah menargetkan sasaran vaksinasi Covid-19 untuk mencapai kekebalan komunitas (herd immunity) di Papua Barat, yaitu sebanyak 797,402 orang atau 70 persen dari jumlah penduduk tiap kabupaten/kota.

Cakupan target itu terdiri atas petugas-pelayanan publik, tenaga kesehatan, warga lanjut usia, masyarakat rentan termasuk ibu hamil, serta masyarakat umum termasuk anak-anak usia 12 sampai 17 tahun. (CP/Red)

Latest articles

Kasus SMA Taruna Manokwari, DPRP Papua Barat Panggil Kadisdik-Kepsek

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - DPRP Papua Barat bereaksi keras atas insiden pengeroyokan massal senior terhadap junior di SMA Taruna Nusantara Manokwari. Lembaga legislatif ini menjadwalkan...

More like this

Kasus SMA Taruna Manokwari, DPRP Papua Barat Panggil Kadisdik-Kepsek

MANOKWARI, LinkPapua.id - DPRP Papua Barat bereaksi keras atas insiden pengeroyokan massal senior terhadap...

Ketua DPRP Papua Barat Lepas Jenazah Yurthinus Mandacan untuk Dimakamkan

MANOKWARI, LinkPapua.id - Ketua DPRP Papua Barat Orgenes Wonggor melepas jenazah Yurthinus Mandacan secara...

Polda Papua Barat Ungkap Kasus Peredaran Narkotika Jenis Ganja, Tiga Orang Diamankan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Papua Barat kembali berhasil mengungkap tindak...