Dishub Teluk Bintuni Anggarkan Rp8 M untuk Dermaga Aranday

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com – Kepala Bidang Pelayaran dan Penerbangan Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni, Saifudin Kasim, menyampaikan tahun ini telah direalisasikan anggaran Rp8 miliar untuk pembangunan dermaga di Kampung Manunggal, Distrik Aranday.

Anggaran itu akhirnya kucur setelah permintaan Bupati Teluk Bintuni ke Gubernur Papua Barat mengenai infrastruktur di bidang perhubungan laut.

Saifudin mengungkapkan, awalnya sebenarnya mau dibangun pelabuhan rakyat (pelra). Namun, kondisi Aranday yang berada pada alur sungai, akhirnya direvisi menjadi Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP), satu tipe dengan di Distrik Sumuri.

“Kita harapkan nanti pelabuhan-pelabuhan di Bintuni sama dengan tipe di Topoy, yaitu ASDP, karena Kabupaten Teluk Bintuni ini didominasi oleh teluk yang yang sangat cocok untuk infrastruktur ASDP,” kata Saifudin, Selasa (1/6/2021).

Dengan pelabuhan seperti ini, kapal yang masuk tidak perlu menunggu air pasang. Kapal feri tipe ro-ro pun bisa dilayani. Selama ini transportasi ke Aranday sebenarnya sudah dilayani oleh perintis. Namun, kapal tipe seperti itu pada akhirnya tidak bisa masuk.

“Jadi sangat disayangkan selama ini pemerintah pusat sudah menganggarkan subsidi perintis tidak bisa dilakukan karena persoalan tadi,” beber Saifudin.

Terkait pembangunan dermaga, pihaknya bersama Dinas Perhubungan Papua Barat dengan konsultannya akan turun meninjau lokasi.

“Untuk tahun ini yang dibangun ada dua titik, yaitu Topoy dari anggaran APBD kabupaten, terus Aranday dari dana APBD provinsi. Kita harapkan kurang lebih sekitar delapan titik yang kita harus wajib laksanakan. Itu karena betul-betul berada dalam wilayah yang padat penduduk. Contoh di RKI, Aroba, dan Yaru, serta ada beberapa,” urai Saifudin.

“Kita akan melakukan pembangunan infrastruktur itu sesuai dengan amanat yang ada dalam RPJM Kabupaten Teluk Bintuni. Pelabuhan ini dibangun dengan infrastruktur permanen. Yang ada saat ini terbuat dari kayu sehingga tidak representatif lagi untuk disandari kapal dan sangat rawan kecelakaan,” tutup Saifudin. (LP5/red)

Latest articles

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

0
MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa penyidik Ditreskrimum Polda Papua Barat telah melaksanakan gelar perkara terkait...

More like this

Kurasi Sastra Lisan 7 Suku, Wabup Bintuni Minta Segera Dibukukan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta sastra lisan...

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat...

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10 Persen

MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi...