MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Papua tetap tampil pada Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, meski kehilangan pelatih utama dua pekan sebelum perlombaan. Kepergian sang pelatih tidak menyurutkan semangat tim untuk mempersembahkan penampilan terbaik di ajang nasional tersebut.
“Kami sangat berduka cita dengan kepergian pelatih kami, Mas Bambang, yang sudah sekian lama membimbing kami,” ujar dirigen kontingen Papua, Diano Rumaropen, saat ditemui di Aula Utama Universitas Papua (Unipa), Sabtu (27/6/2026).
Menurut Diano, wafatnya Bambang menjadi ujian berat bagi seluruh anggota kontingen. Pelatih tersebut telah mendampingi dan membimbing tim selama proses persiapan menuju Pesparawi Nasional XIV.
Dia menambahkan, perjuangan yang dilalui tim tidaklah singkat. Berbagai bentuk pengorbanan, dedikasi, dan kerja keras telah diberikan almarhum hingga kontingen siap berlaga.
“Kami sangat berterima kasih atas semua yang telah diberikan oleh Mas Bambang. Puji Tuhan, kami bisa terus maju dan mendapatkan pelatih baru, Mas Budi,” katanya.
Diano mengungkapkan proses mencari pelatih pengganti bukan perkara mudah. Tim membutuhkan sosok yang mampu beradaptasi dengan karakter dan kebutuhan peserta dalam waktu yang sangat terbatas.
Meski demikian, kehadiran Budi dinilai mampu menjaga proses persiapan kontingen. Pendampingan yang diberikan membuat tim tetap dapat tampil maksimal di Pesparawi Nasional XIV.
“Semuanya kami lewati dengan penuh syukur kepada Tuhan. Tuhan pasti memberikan jalan keluar,” ucapnya. (LP14/red)
