Festival PAUD Kreatif Manokwari Tanamkan Semangat Kemerdekaan dan Karakter Anak Sejak Dini

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id – Bunda PAUD Kabupaten Manokwari, Febelina Indou, pada Festival PAUD Kreatif yang dirangkaikan dengan Gebyar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di RTP Borarsi pada Jumat (6/8/2026) menyampaikan peserta festival merupakan generasi yang kelak akan mengisi dan melanjutkan perjuangan kemerdekaan Indonesia menuju bangsa yang lebih maju.

Dalam sambutannya, Febelina Indou menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi investasi bagi masa depan bangsa.

“PAUD merupakan fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang berkarakter, cerdas, dan mandiri. Dari pendidikan usia dini inilah masa depan bangsa mulai dibangun,” ujarnya.

Ia mengatakan kreativitas anak lahir melalui kesempatan untuk bermain, berkarya, dan berimajinasi. Sementara pembentukan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan peran orang tua dan guru secara bersama-sama.

Karena itu, Febelina mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan layanan PAUD yang ramah anak dan berkualitas.

“Kepada anak-anak, jangan takut tampil dan teruslah belajar. Kalian adalah harapan masa depan Manokwari dan Indonesia,” pesannya.

Sementara itu, Bupati Manokwari Hermus Indou mengatakan Festival PAUD Kreatif merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada anak-anak sebagai aset paling berharga bagi keluarga, daerah, dan bangsa.

“Anak adalah harta yang paling besar. Mereka akan melanjutkan estafet pembangunan ketika kita sudah tidak lagi berada di masa produktif. Karena itu, mereka harus dipersiapkan sejak dini,” katanya.

Menurut Bupati, peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda sejak usia dini. Anak-anak PAUD saat ini, kata dia, merupakan calon pemimpin yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak memandang sebelah mata pendidikan anak usia dini. Sebab, pada masa inilah karakter, kepribadian, dan kebiasaan baik mulai dibentuk.

“Jangan pernah membatasi kreativitas anak. Berikan mereka ruang untuk berekspresi, bermain, dan belajar. Pendidikan adalah jalan memutus rantai kemiskinan, sehingga reformasi pembangunan harus dimulai dari PAUD, bukan hanya membangun gedung sekolah tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Bupati juga mengimbau para orang tua untuk membatasi penggunaan gawai pada anak-anak agar mereka memiliki lebih banyak kesempatan berinteraksi, belajar, dan mengembangkan kreativitas melalui aktivitas yang positif.(LP3/Red)

Latest articles

DOB Papua Utara, Tim Serahkan Aspirasi ke Waka DPR RI-Minta Segera...

0
MAKASSAR, LinkPapua.id – Tim Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Utara menyerahkan dokumen aspirasi masyarakat kepada Wakil Ketua (Waka) DPR RI Sufmi Dasco...

More like this

Festival Raimuti Kodam XVIII/Kasuari Angkat Budaya Bahari Papua Barat

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kodam XVIII/Kasuari menggelar Festival Raimuti dengan melombakan Perahu Tradisional sebagai bagian...

Presiden Toroama Proklamasikan Bougainville Lepas dari Papua Nugini di 2030

BOUGAINVILLE, LinkPapua.id – Presiden Bougainville Ishmael Toroama menetapkan wilayah otonom itu akan mengakhiri statusnya...

Lewat Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun 2025, DPRK Manokwari Soroti Sejumlah Aspek

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis terhadap Laporan Keterangan...