MANOKWARI, LinkPapua.id – Fraksi Golkar DPRP Papua Barat mengusulkan kepada pimpinan dewan untuk menggelar rapat guna membahas aspirasi masyarakat terkait kedudukan Polri. Usulan ini diajukan sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kelembagaan terhadap suara para tokoh masyarakat yang telah diterima fraksi.
“Pembahasan ini penting karena menyangkut pertanggungjawaban Fraksi Golkar kepada publik karena fraksi yang menerima aspirasi. Oleh karena itu, saya usulkan untuk menggelar rapat membahas aspirasi tersebut,” ujar Ketua Fraksi Golkar DPRP Papua Barat, Amin Ngabalin, dalam rapat paripurna istimewa di Hotel Aston, Manokwari, Senin (2/3/2026).
Amin meminta pimpinan DPRP segera mengagendakan rapat, baik dalam bentuk paripurna tertutup maupun mekanisme lainnya. Hal ini bertujuan agar penyikapan terhadap suara masyarakat tersebut dapat dilakukan secara resmi dan terarah.
Ketua DPRP Papua Barat, Orgenes Wonggor, menyambut baik usulan tersebut dan membenarkan bahwa aspirasi masyarakat dimaksud telah diterima pihaknya. Dia menyatakan sepakat bahwa isu ini perlu dilakukan pembahasan lebih lanjut secara mendalam.
“Saya juga butuh pendapat fraksi lain. Sebaiknya jika bisa dilakukan melalui paripurna, itu akan lebih efektif,” katanya.
Pihak pimpinan DPRP mengaku telah melakukan langkah awal dengan membangun komunikasi ke pemerintah pusat di Jakarta. Orgenes menyebut surat resmi telah dilayangkan kepada sejumlah lembaga terkait sebagai bentuk koordinasi awal.
DPRP Papua Barat dijadwalkan akan membahas lebih lanjut mengenai mekanisme dan waktu pelaksanaan rapat tersebut. Langkah ini diambil agar seluruh fraksi di dewan dapat memberikan pandangan komprehensif terkait aspirasi kedudukan Polri. (LP14/red)
