27.1 C
Manokwari
Jumat, April 10, 2026
27.1 C
Manokwari
More

    Gabriel Asem 2 Periode Pimpin Tambrauw: Pejuang Infrakstruktur hingga Pelopor Konservasi

    Published on

    TAMBRAUW,linkpapua.com– Bupati Tambrauw periode 2011-2022, Gabriel Asem menoreh banyak karya monumental selama dua periode kepemimpinannya. Ia dikenal sebagai pejuang infrastruktur hingga pelopor konservasi di Papua Barat Daya.

    Salah satu karyanya yang paling dikenang adalah Jembatan Sungai Kamundan. Jembatan sepanjang 150 meter ini menghubungkan dua desa di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya.

    Jembatan ini adalah pemutus kesenjangan. Sebelum hadirnya jembatan ini, masyarakat harus berjuang menyeberangi Sungai Kamundan yang deras dan berbahaya, terutama saat musim hujan.

    Baca juga:  Pisah Sambut Kapolres Mansel, AKBP Yulianor Abdi: Saya akan Lanjutkan Kebaikan

    Perjalanan yang memakan waktu lama dan penuh risiko ini menghambat akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi bagi masyarakat setempat. Setelah jembatan dibangun, kehidupan masyarakat di sekitar Sungai Kamundan berubah drastis. Perjalanan menjadi lebih mudah, aman, dan cepat.

    Akses pendidikan dan kesehatan pun semakin lancar. Sehingga ini turut mendorong meningkatnya kualitas hidup masyarakat. Perekonomian lokal pun turut berkembang dengan meningkatnya aktivitas perdagangan dan mobilitas barang dan jasa.

    Baca juga:  DPR Papua Barat Mulai Bahas RAPBD-P 2023 Pekan Depan

    Gabriel Asem dikenal sebagai pemimpin yang visioner dan peduli. Ia memahami betul kebutuhan masyarakatnya. Pembangunan Jembatan Sungai Kamundan merupakan salah satu contoh komitmennya untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tambrauw.

    Bukan hanya membangun infrastruktur, Gabriel Asem juga dikenal sebagai pelopor konservasi di Papua Barat Daya. Ia aktif dalam upaya pelestarian hutan dan keanekaragaman hayati di wilayahnya.

    Baca juga:  Mekarkan Kabupaten di Daerah Konflik, Pemerintah Didesak Gunakan Kewenangan Top Down

    Atas dedikasinya, Gabriel Asem menerima berbagai penghargaan. Termasuk La Tofi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

    Kisah kepemimpinan Gabriel Asem di Kabupaten Tambrauw adalah contoh nyata bagaimana seorang pemimpin yang berkomitmen dan visioner dapat membawa perubahan positif bagi masyarakatnya. Kegigihannya dalam membangun infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta melestarikan alam patut menjadi inspirasi bagi para pemimpin di seluruh Indonesia. (LP10/red)

    Latest articles

    Adrian Kairupan Terpilih Jadi Ketua PWI Teluk Bintuni Periode 2026-2029

    0
    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Adrian Kairupan terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Teluk Bintuni periode 2026-2029. Dia berhasil memenangkan kursi kepemimpinan setelah...

    More like this

    Muscab PKB se Papua Barat Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Kader

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se Papua Barat yang digelar...

    Angka Kecelakaan Turun Selama Operasi Ketupat Mansinam 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Mansinam 2026 selama perayaan Idul Fitri, angka...

    PSMTI Manokwari Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Wosi

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Manokwari menyalurkan bantuan berupa air...