MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menutup kompetisi Liga 4 Piala Gubernur musim 2025/2026 di Stadion Sanggeng, Manokwari. Dominggus menjadikan ajang ini sebagai fondasi untuk menjaring talenta muda guna memperkuat tim sepak bola Papua Barat pada Pra-PON 2027 mendatang.
“Kompetisi ini adalah batu loncatan bagi Papua Barat untuk mempersiapkan diri menghadapi Pra-PON 2027 menuju PON NTB dan NTT 2028,” ujar Dominggus saat penutupan, Sabtu (18/4/2026).
Dominggus memberikan apresiasi kepada Asprov PSSI Papua Barat, panitia, hingga aparat keamanan yang menyukseskan gelaran tersebut. Dia menilai sinergi seluruh pihak telah membuat kompetisi berjalan aman dan lancar hingga partai puncak.
“Penghargaan saya sampaikan kepada PSSI Papua Barat, panitia, aparat keamanan, serta tim medis yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini,” katanya.
Gubernur juga menyoroti berbagai dinamika yang terjadi selama pertandingan berlangsung di lapangan. Dia memohon maaf atas sejumlah insiden yang melibatkan penonton serta suporter selama kompetisi bergulir.
Dominggus menganggap insiden tersebut sebagai bagian dari dinamika sepak bola yang harus menjadi bahan evaluasi bersama. Dia kemudian mengajak seluruh kepala daerah di Papua Barat untuk meningkatkan keseriusan dalam membina olahraga sepak bola di wilayah masing-masing.
Pemerintah provinsi berharap tren positif sepak bola Papua Barat terus berlanjut setelah berhasil lolos ke PON Aceh 2024 lalu. Capaian tersebut merupakan prestasi membanggakan mengingat tim Papua Barat sempat absen selama 15 tahun dari ajang tersebut.
Persipegaf sendiri keluar sebagai juara Liga 4 Piala Gubernur usai menaklukkan Ransiki FC dengan skor 2-0. Dominggus secara khusus memberikan ucapan selamat serta motivasi kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi.
Ketua Asprov PSSI Papua Barat Faizal Kelian membeberkan keberhasilan penjaringan atlet melalui kompetisi ini. Dia menegaskan Liga 4 telah mempertemukan talenta terbaik dari seluruh wilayah Papua Barat.
“Liga 4 bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi panggung lahirnya generasi baru sepak bola Papua Barat menuju Pra-PON 2027,” tegas Faizal.
PSSI Papua Barat mengeklaim seluruh rangkaian kegiatan menjunjung tinggi nilai sportivitas dengan dukungan penuh masyarakat. Faizal berharap pemerintah terus memberikan dukungan berkelanjutan dalam memfasilitasi berbagai ajang sepak bola bagi generasi muda. (LP14/red)
